Kenali Perbedaan Nyeri Dada Akibat Gerd dan Jantung Tersumbat
Jum'at, 15 Juli 2022 - 23:14 WIB
loading...
A
A
A
Lanjut dr Gerald, secara umum, Gerd tidak pemicu serangan jantung, apalagi menyebabkan kematian. "Hanya rasa kurang nyaman dan nyeri yang menggangu," pungkasnya.
Jenis penyakit jantung yang mempunyai gejala menyerupai gerd adalah Penyakit jantung koroner. "Yang dapat diartikan penyempitan pembuluh darah arteri jantung yang dimana pembuluh darah tersebut befungsi sebagai penyuplai nutrisi dan oksigen," tutirnya.
Menurutnya, beberapa hal penyebab atau pencetus penyakit Gerd maupun serangan jantung adalah serupa, yaitu gaya hidup tidak sehat, merokok dan konsumsi alkohol secara kontinyu serta malas berolahraga.
Untuk penanganan awal Gerd, jelas dr Gerald, dapat menkonsumsi obat maag dan menghindari stress, mengurangi konsumsi kopi, dan meninggikan posisi kepala saat tidur. Baca juga: Hati-Hati! Mengejan saat BAB Bisa Akibatkan Pendarahan Otak
"Sedangkan penanganan nyeri dada akibat penyakit jantung koroner dan jenis penyakit jantung lainnya tentunya didasari dengan mengontrol penyakit dasarnya seperti diabetes, darah tinggi, kolesterol dengan modifikasi gaya hidup, olahraga, konsumsi obat-obatan secara teratur dan rutin memeriksakan diri ke dokter," bebernya.
Jenis penyakit jantung yang mempunyai gejala menyerupai gerd adalah Penyakit jantung koroner. "Yang dapat diartikan penyempitan pembuluh darah arteri jantung yang dimana pembuluh darah tersebut befungsi sebagai penyuplai nutrisi dan oksigen," tutirnya.
Menurutnya, beberapa hal penyebab atau pencetus penyakit Gerd maupun serangan jantung adalah serupa, yaitu gaya hidup tidak sehat, merokok dan konsumsi alkohol secara kontinyu serta malas berolahraga.
Untuk penanganan awal Gerd, jelas dr Gerald, dapat menkonsumsi obat maag dan menghindari stress, mengurangi konsumsi kopi, dan meninggikan posisi kepala saat tidur. Baca juga: Hati-Hati! Mengejan saat BAB Bisa Akibatkan Pendarahan Otak
"Sedangkan penanganan nyeri dada akibat penyakit jantung koroner dan jenis penyakit jantung lainnya tentunya didasari dengan mengontrol penyakit dasarnya seperti diabetes, darah tinggi, kolesterol dengan modifikasi gaya hidup, olahraga, konsumsi obat-obatan secara teratur dan rutin memeriksakan diri ke dokter," bebernya.
(don)
Lihat Juga :