Melonjak, Kasus Hewan Ternak di Sleman yang Terpapar Cacing Hati

Kamis, 14 Juli 2022 - 11:30 WIB
loading...
Melonjak, Kasus Hewan Ternak di Sleman yang Terpapar Cacing Hati
Kasus cacing hati yang menimpa hewan ternak di Sleman, DIY mengalami peningkatan signifikan di 2022, di samping wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
SLEMAN - Kasus cacing hati yang menimpa hewan ternak di Sleman, DIY mengalami peningkatan signifikan di 2022, di samping wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Suparmono mengungkapkan ada 461 kasus cacing hati pada ternak sapi tahun ini. Jumlah tersebut melesat ketimbang 2021 sebanyak 159 kasus. Ia tidak menampik jika kasus cacing hati pada ternak memang masih fluktuatif.

Baca juga: Ratusan Hewan Korban di Sleman Terkena Penyakit Cacing Hati

Pada 2022 ini memang tergolong tinggi dan naik dibanding tahun 2021. Terbanyak memang masih menyerang hewan ternak jenis sapi.

"Sapi memang masih mendominasi. Sementara untuk kambing, Idul Adha 2022 ini ada 6 kasus dan di 2021 lalu hanya satu ekor kasus cacing hati," ujarnya, Rabu (13/7/2022).

Sementara untuk domba juga mengalami kenaikan yang signifikan. Saat Idul Adha 2022, petigas DP3 menemukan 20 kasus cacing hati pada domba yang disembelih. Sedangkan sebelumnya pada 2021 tidak menemukan kasus cacing hati pada domba.

Menurutnya kenaikan kasus cacing hati ini juga tidak lepas dari bertambahnya jumlah hewan kurban tahun ini. Bagi hewan kurban yang ditemukan mengidap cacing hati maka pada bagian hati sebaiknya diafkir.

Baca juga: Dokter Hewan Temukan Daging Terkontaminasi Cacing Fasciola

"Apabila yang terkena sebagian kecil dari hati, maka bagian yang rusak tersebut dipotong dan dipendam, namun bagian lain dari hati tersebut masih bisa dikonsumsi,"ujar dia.

Plt Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DP3 Sleman, Nawangwulan mengatakan, awalnya diprediksi jumlah hewan kurban akan mengalami penurunan karena bayang-bayang PMK. Namun ternyata PMK tidak lantas membuat minat masyarakat berkurban menurun.



Dia merasa heran karena jumlah hewan kurban tahun ini lebih banyak ketimbang tahun 2021 yang lalu. Pada 2021 diketahui total ada 17.676 ekor ternak dipotong, kemudian pada 2022 mencapai 24.825 ekor. Sapi yang dipotong pada 2021 ada 8.174 ekor, pada 2022 ada 10.037 ekor.

"Untuk jumlah ternak domba dipotong, yang tadinya 7.002 ekor pada 2021, kini pada 2022 ada 12.375 ekor," ungkapnya.

Sedangkan yang mengalami penurunan justru adalah kambing. Di mana tahun 2022 ada 2.431 ekor kambing disembelih, sebelumnya ada 2.500 ekor kambing dikurbankan pada Idul Adha 2021.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3810 seconds (11.252#12.26)