Pasca-kebakaran, Bupati Bone Target Pembangunan Bola Soba Dimulai Tahun Ini
Selasa, 12 Juli 2022 - 20:23 WIB
loading...
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone berencana kembali membangun rumah adat Bola Soba, yang diketahui sempat terbakar pada Maret 2021. Foto/SINDOnews/Justang
A
A
A
BONE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone berencana kembali membangun rumah adat Bola Soba , yang diketahui sempat terbakar pada Maret 2021. Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi, bahkan memasang target agar ikon daerah itu mulai dibangun ulang pada tahun ini.
Rumah adat Bola Soba yang baru akan dibangun di wilayah Palakka, Kabupaten Bone . Sejauh ini, sementara dilakukan proses pembebasan lahan. Tahapan ini ditarget rampung dalam waktu sebulan.
Baca Juga: Rumah Adat Bola Soba Kabupaten Bone Hangus Terbakar
"Di Palakka, Insya Allah pembangunan Bola Soba . Untuk lahannya sudah jelas, tidak ada masalah. Pemilik juga sudah setuju. Target satu bulan ini sudah selesai masalah pembebasan lahan, sisa dibayar," kata Bupati Fahsar, dalam keterangannya, Selasa (12/7/2022).
Dalam rapat ekspose Bola Soba di Kantor Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Bone , Bupati Fahsar juga telah meminta segera merampung desain rumah adat tersebut. Adapun rapat itu turut dihadiri oleh budayawan, tokoh masyarakat, dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).
Rumah adat Bola Soba yang baru akan dibangun di wilayah Palakka, Kabupaten Bone . Sejauh ini, sementara dilakukan proses pembebasan lahan. Tahapan ini ditarget rampung dalam waktu sebulan.
Baca Juga: Rumah Adat Bola Soba Kabupaten Bone Hangus Terbakar
"Di Palakka, Insya Allah pembangunan Bola Soba . Untuk lahannya sudah jelas, tidak ada masalah. Pemilik juga sudah setuju. Target satu bulan ini sudah selesai masalah pembebasan lahan, sisa dibayar," kata Bupati Fahsar, dalam keterangannya, Selasa (12/7/2022).
Dalam rapat ekspose Bola Soba di Kantor Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Bone , Bupati Fahsar juga telah meminta segera merampung desain rumah adat tersebut. Adapun rapat itu turut dihadiri oleh budayawan, tokoh masyarakat, dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).
Lihat Juga :