2 Korban Penembakan KKB Asal Ngada Flores Disemayamkan di Rumah Adat

Senin, 18 Juli 2022 - 17:14 WIB
loading...
2 Korban Penembakan KKB Asal Ngada Flores Disemayamkan di Rumah Adat
Keluarga korban penembakan KKB, di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, Papua, saat menunggu kedatangan jenazah korban. Foto: iNewsTV/Joni Nura
A A A
MAUMERE - Dua warga asal Ngada Hubertus Goti (42) dan Yulius Watu yang tewas di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, Papua , Sabtu (16/7/2022), akan disemayamkan di rumah adat.

Suasana rumah duka korban KKB terlihat biasa, para keluarga berkerumun menunggu kedatangan jenazah di rumah adat di Golewa, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/7/2022).

Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Sambut 3 Jenazah Korban Penembakan KKB di Bandara Hasanuddin Makassar

“Dua korban akan tiba di kampung asal Kabupaten Ngada, Flores, Nusa NTT, keduanya dipastikan tidak disemanyamkan di dalam rumah duka di Kecamatan Golewa, Ngada,” kata paman korban, Hubertus Goty, Cristoforus.



Menurut dia, kematian Hubertus dalam tradisi adat Bajawa, tergolong kematian tidak wajar, mati dalam keadaan berdarah atau dalam bahasa Bajawa disebut Mata Golo.

“Menurut adat budaya kami di sini, karena mati ditembak berarti dia mati tidak wajar, jadi mayatnya tidak boleh dibawa ke dalam rumah tetapi disemayamkan di luar,” bebernya.

Baca juga: Penembakan Brutal KKB di Nduga Papua, 9 Warga Tewas 1 Luka Parah

Diketahui, korban Hubertus Goti sudah berkeluarga memiliki satu istri dan satu anak, korban sudah bekerja selama 11 tahun sebagai sopir, Hubertus Goti adalah anak pertama dari 4 bersaudara.

Saat ini, jenazah korban Hubertus Goti dalam perjalan menuju kampung halamanya di Desa Dadawea Kecamatan Golelewa, Kabupaten Ngada. Hinggah siang ini keluarga masih menungu korban di rumah adat.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1483 seconds (10.177#12.26)