Ngeri! Bocah 7 Tahun di Sampang Dibunuh lalu Mayatnya Ditimbun dengan Batu

Senin, 11 Juli 2022 - 17:41 WIB
loading...
Ngeri! Bocah 7 Tahun...
Ilustrasi kasus pembunuhan. Foto: Istimewa
A A A
SAMPANG - Nahas dialami seorang bocah berinisial NH (7), di Sampang, Madura. Korban ditemukan tewas dibunuh dan mayatnya dibuang ke saluran pembuangan air, lalu ditimbun dengan tanah dan batu.

Saat mayatnya ditemukan, pada bagian leher juga ditemukan jeratan tali. Korban diduga dibunuh tetangganya sendiri. Pihak keluarga dan warga mengetahui hal itu pun emosi dan langsung menyerbu rumah pelaku.

Kapolres Sampang, AKBP Arman mengatakan, pelakunya berinisial AM (14). Dia membunuh korban bersama dengan seorang rekannya yang saat ini masih buron dan dalam pengejaran petugas.

Baca juga: Fakta-fakta Yosef Terobos TKP Pembunuhan Ibu dan Anak 1 Hari usai Pembunuhan

"Berawal saat korban yang sedang bermain tidak kunjung pulang. Pihak orangtua yang cemas dan warga lalu melakukan pencarian ke tempat biasa korban bermain," katanya, kepada wartawan, Senin (11/7/2022).

Namun, korban tidak juga ditemukan. Satu hari kemudian, warga datang melapor bahwa ada temuan mayat anak di saluran air. Ternyata, mayat itu adalah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh orangtuanya.

"Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah tertimbun batu bata dan leher korban ikat dengan tali," paparnya.

Baca: Kriminolog Sesalkan Saksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Kuras Bak Mandi Bercampur Darah usai Pembunuhan

Temuan itu lalu diteruskan kepihak kepolisian. Petugas yang ke lokasi lalu melakukan olah TKP. Diketahui, sebelum korban menghilang, pelaku AM menginap di rumah korban. Saat kejadian korban memakai gelang dan anting emas.

"Pelaku lalu mengajak korban bermain di belakang rumah. Tempat itu memang sepi. Lalu korban dianiaya pelaku. Mulutnya disumpal dengan kerudung. Sementara kaki dan tangannya diikat tali," sambungnya.

Setelah korban tidak berdaya, pelaku mengambil bongkahan batu dan memukulkannya ke kepala dan dahi korban.

Baca: Pembunuhan Sekeluarga di Sukoharjo Direkontruksi, Begini Kronologinya

"Akibat pukulan itu, korban mengalami pendarahan hebat dan meninggal. Pelaku lalu mengambil perhiasan milik korban dan membuang jasadnya ke dalam saluran air, lalu menutupnya dengan timbunan batu," jelasnya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan dua gelang emas, dua anting emas, tali, baju dan bongkahan batu bata. Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Unit Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sampang.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Rekomendasi
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved