Jombang Mencekam! Penangkapan Anak Kiai Diduga Pelaku Pencabulan Santriwati Dihadang Massa

Kamis, 07 Juli 2022 - 14:44 WIB
loading...
Jombang Mencekam! Penangkapan...
Massa pendukung tersangka MSA, anak dari KH Muhammad Mukhtar Mukti pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso ditangkap polisi. Foto/iNews TV/Mukhtar Bagus
A A A
JOMBANG - Tersangka MSA, anak dari KH Muhammad Mukhtar Mukti pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang, Jawa Timur terus berusaha ditangkap polisi. MSA diduga pelaku pencabulan santriwati.

Proses penangkapan MSA berlangsung mencekam dan dramatis. Polisi yang mengepung pondok pesantren untuk masuk ke dalam sempat mendapat perlawanan.

Baca juga: Polisi Bersenjata Lengkap Kepung Pesantren di Jombang, Buru Anak Kiai Buron Dugaan Pencabulan Santriwati

Pintu gerbang pesantren ditutup massa yang membela tersangka MSA. Hingga akhirnya polisi membuka paksa pintu gerbang pesantren. Perlawanan ratusan massa menyebabkan seorang polisi dari kesatuan Brimob terluka.

Polisi pun akhirnya bertindak tegas dengan menangkap ratusan massa pendukung MSA. Hingga Kamis siang sudah lebih dari delapan truk dipakai mengangkut massa yang ditangkap.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto menyatakan, saat polisi datang pada pagi hari ratusan massa sudah melakukan penghadangan di dalam pesantren dengan dalih menggelar doa bersama.

Oleh petugas, massa diberi waktu 1 jam untuk doa bersama. "Namun setelah 1 jam berlalu ratusan massa tersebut tak kunjung bubar dan tetap menghalangi petugas. Sehingga terjadi saling dorong dengan petugas," ujarnya.

Hingga kini, Dirmanti menyatakan tersangka MSA masih bersembunyi dan polisi masih melakukan pencarian di areal pesantren.

Sebelumnya, beredar video penangkapan pria berinisial MSA (42), Kamis (7/7/2022). Ratusan polisi bersenjata lengkap, dikerahkan ke Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Kabupaten Jombang untuk menangkap buron kasus dugaan pencabulan santriwati tersebut.

aca juga: Tegas! Cucu Pendiri NU Minta Polisi Segera Tangkap Anak Kiai Jombang Buron Pencabulan Santriwati

Sebelumnya Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Dirmanto membenarkan, polisi kembali mengepung pondok pesantren di Kabupaten Jombang, untuk memanggil paksa buron dugaan kasus pencabulan santriwati berinisial MSA. Pasukan polisi yang dikerahkan, berasal dari Polda Jatim, dan Polres Jombang. "Ya benar ada (pengepungan). Nanti hasilnya saya sampaikan. Ini masih kerja di lapangan," tegasnya, Kamis (7/7/2022).

Sejak akhir 2019 telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan santriwati, namun tak pernah bisa ditangkap. Drama penangkapan anak kiai yang telah ditetapkan sebagai buron kasus pencabulan santriwati tersebut, telah melibatkan tiga jendral polisi.



Ketiga Kapolda Jatim tersebut masing-masing adalah Irjen Pol Luki Hermawan, Irjen Pol Fadil Imran, dan Irjen Pol Nico Afinta. Meski sudah menetapkan sebagai buron, MSA belum juga bisa ditangkap.

"Sebenarnya tidak ada masalah. Kita lagi berjuang menegakkan hukum. Polisi ingin melaksanakan tugas secara profesional. (Soal kendala) nanti kami akan sampaikan di lapangan," kata Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Sejak 2019 MSA sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan santriwati . Berkas perkaranya sendiri sudah dinyatakan lengkap alias P21. Saat hendak dilakukan pelimpahan tahap II, kepolisian gagal menangkap MSA. Bahkan ayahnya, meminta kasus anaknya dihentikan.

MSA dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan santriwati pada 29 Oktober 2019. Dia lantas ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) bernomor B/175/XI/RES.124/2019/Satreskrim Polres Jombang tertanggal 12 November 2019.

Dalam SPDP tersebut, MSA dijerat Pasal 285 atau Pasal 294 ayat 1 dan 2 ke 2e KUHP. Dugaan pencabulan itu terjadi saat korban melamar menjadi karyawan klinik rumah sehat ponpes. Praktik asusila berlangsung saat proses wawancara calon karyawan, di mana terlapor MSA sebagai pimpinannya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Dampingi Korban Kekerasan...
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Eva Monalisa: Kami Kawal Sampai Tuntas!
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Polisi Tangkap KS, yang...
Polisi Tangkap KS, yang Diduga Bantu Pelarian Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
MUI Minta Pelaku Kekerasan...
MUI Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Diberi Hukuman Maksimal
Geger! Warga Kepung...
Geger! Warga Kepung Rumah Kyai yang C4b*l1 50 Santriwati
Rekomendasi
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Sinopsis Don’t Mess...
Sinopsis Don’t Mess with the Blind Heiress di V+Short, Kisah Sang Pewaris Buta
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Berita Terkini
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved