Kabur dan Terjatuh dari Plafon, Narapidana Lapas Kelas IIA Kota Lubuklinggau Tewas Usai Dirawat

Senin, 27 Juni 2022 - 21:34 WIB
loading...
Kabur dan Terjatuh dari Plafon, Narapidana Lapas Kelas IIA Kota Lubuklinggau Tewas Usai Dirawat
Rumah duka narapidana Lapas Kelas IIA Kota Lubuklinggau. Foto: Era/SINDOnews
A A A
LUBUKLINGGAU - RK (35), satu dari dua warga binaan Lapas Kelas IIA Kota Lubuklinggau, yang berusaha kabur dari Lapas Kelas IIA Kota Lubuklinggau, meninggal usai menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Lubuklinggau.

Berdasarkan informasi yang didapat, warga binaan tersebut meninggal usai melarikan diri. Dia tak sadarkan diri diduga akibat terjatuh dari plafon.

Saat awak media menyambangi rumah duka, di Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, rumah duka sudah banyak didatangi pelayat, baik itu tetangga, keluarga hingga kerabat.



Jenazah sudah dibawa kerumah duka, namun akan dimakamkan besok, menunggu kakak perempuan almarhum RK.

Ayah almarhum, Syafei mengatakan, belum bisa memberikan keterangan lebih banyak, karena keluarga sedang dalam kondisi berduka. Dia juga belum bisa memastikan sikap apa yang akan diambil.

"Jadi kita akan musyawarah dulu, bagaimana kedepannya, apakah akan diserahkan ke penyidik atau bagaimana kita akan rembukan dulu, karena sekarang kita fokus mengurus jenazah," katanya, Senin (27/6/2022).



Sementara kakak kandung almarhum RK, Ar mengaku, mendapat informasi dari keluarga tadi malam.

“Rk Lompat dari plafon, jatuh. Lalu berusaha lari dan ditangkap. Lalu dibawa ke Lapas. Setelah itu, RK merasa pusing, pingsan lalu dibawa ke RS dr AR Bunda. Pukul 23.00 WIB, adik saya ini sudah tidak sadarkan diri,” ungkap Ar.

Diketahui dua narapida (Napi) Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Minggu (26/6/2022) mencoba kabur melalui plafon sekira pukul 16.14 WIB.

Narapidana tersebut, yakni inisial DH dan RK, keduanya merupakan napi kasus pencurian. Informasi yang dihimpun, kedua narapidana tadi kabur dengan cara menjebol plafon dan atap Lapas Lubuklinggau.



Kemudian berhasil dikejar, dan salah satunya harus dilumpuhkan oleh petugas Lapas. Sekitar pukul 18.11 WIB, sebuah ambulans Nopol BG 1227 HZ tiba di Lapas Lubuklinggau.

Sementara itu, Kalapas Lubuklinggau, Ika Prihadi Nusantara menjelaskan, petugas lapas yang berjaga saat itu berjumlah 5 orang. Jumlah ini tak sebanding dengan jumlah warga binaan yang mencapai 1.305 orang.

"Mungkin sudah direncanakan napi, saat itu napi lagi bersih-bersih, habis bersih-bersih ruangan," pungkasnya.
(san)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1440 seconds (0.1#10.140)