Asesmen Geopark Maros-Pangkep Bakal Dibahas di Rapat Dewan Council UNESCO
Minggu, 26 Juni 2022 - 20:46 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, inisiasi Geopark Maros-Pangkep untuk masuk dalam UNESCO Global Geopark telah dimulai sejak tahun 2015. Pada tahun November 2017, Geopark Maros-Pangkep ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh pemerintah pusat.
Lalu pada tahun 2019, pemerintah pusat mengusulkan Geopark Maros Pangkep untuk menjadi kandidat geopark dunia.
Saat ini, di Indonesia ada 14 geopark nasional, dan 6 di antaranya sudah berstatus global. Geopark Maros-Pangkep sendiri menempati urutan pertama yang diusulkan menjadi kandidat global geopark UNESCO.
Baca Juga: Gubernur Dukung Penuh Geopark Maros Pangkep Menuju Pariwisata Dunia
Salah satu keunggulan geopark ini adalah memiliki dua sisi, bukan hanya pegunungan, tapi juga kawasan lautnya. Secara keseluruhan, total luasan kawasan Geopark Maros-Pangkep mencapai 5.077,61 kilometer persegi atau 525.160,73 hektar.
Kawasan ini tersebar di daratan Maros Pangkep sampai kepulauan Spermonde. Luas kawasan karstnya mencapai 43 ribu hektare.
Lalu pada tahun 2019, pemerintah pusat mengusulkan Geopark Maros Pangkep untuk menjadi kandidat geopark dunia.
Saat ini, di Indonesia ada 14 geopark nasional, dan 6 di antaranya sudah berstatus global. Geopark Maros-Pangkep sendiri menempati urutan pertama yang diusulkan menjadi kandidat global geopark UNESCO.
Baca Juga: Gubernur Dukung Penuh Geopark Maros Pangkep Menuju Pariwisata Dunia
Salah satu keunggulan geopark ini adalah memiliki dua sisi, bukan hanya pegunungan, tapi juga kawasan lautnya. Secara keseluruhan, total luasan kawasan Geopark Maros-Pangkep mencapai 5.077,61 kilometer persegi atau 525.160,73 hektar.
Kawasan ini tersebar di daratan Maros Pangkep sampai kepulauan Spermonde. Luas kawasan karstnya mencapai 43 ribu hektare.
(agn)
Lihat Juga :