Legislator Makassar Minta Pelibatan Polisi dalam Penanganan Anjal

Sabtu, 18 Juni 2022 - 11:11 WIB
loading...
Legislator Makassar...
Keberadaan anak jalanan, gelandangan dan pengemis di bawah jembatan fly over, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. Foto : Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Yeni Rahman, meminta pelibatan aparat kepolisian dalam penanganan anak jalanan (anjal) . Menurutnya, dengan pelibatan kepolisian maka penanganan anjal bisa lebih maksimal.

"Kalau pihak kepolisian dilibatkan, pasti bisa ditahu. Orang yanb berhari-hari saja hilang bisa ketemu, apalagi anjal ," kata Yeni.

Baca Juga: 308 Anjal-Gepeng di Kota Makassar Berhasil Dijaring

Dalam penelusuran lokasi-lokasi anak jalanan , menurut dia, bukan perkara sulit. Pemerintah kota dalam hal ini Dinas Sosial bisa memanfaatkan Closed Circuit Television atau CCTV yang dipasang di sejumlah sudut kota, khususnya di lampu merah.

Dari situ juga, bisa diamati anak jalanan yang dieksploitasi oleh orang tuanya ataupun diorganisir oleh pihak lain. "Kan ada CCTV dan tempat-tempat anjal itu sudah jelas lokasinya. Itu bisa dipantau di situ," ungkap legislator Makassar itu.

Bagi orang tua yang mengeksploitasi anaknya di jalanan, lanjut Yeni, seharusnya diberikan punishment atau hukuman agar mereka jera dan tidak lagi memanfaatkan anak-anaknya untuk mengemis.

"Harusnya ada punishment kepada orang tua karena tanggung jawab anak ada pada orang tua. Bisa juga memberikan sanksi sosial. Misal dilaporkan ke RT/RW agar tidak diakomodir KIS (Kartu Indonesia Sehat)-nya. Sudah hukuman keras sekali itu kalau menggunakan KIS," beber politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Untuk eksploitasi yang dilakukan pihak luar diakuinya memang agak sulit untuk diselesaikan. Namun aktivitas anak jalanan yang terorganisir cukup mudah diidentifikasi.

"Misal ada yang bawa kotak sumbangan, membawa kemoceng, atau membaca doa. Itu kan di beberapa titik begitu semua. Itu tandanya ada yang mengorganisir," tuturnya.

"Jadi memang beberapa LSM juga pesimis terselesaikan anjal karena butuh keberanian dari Pemkot, dan saya sepakat harus dilibatkan Kapolrestabes," tandas Yeni.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Aulia Arsyad, mengaku pihaknya sudah melibatkan anggota kepolisian dari Polrestabes Makassar. Hanya saja jumlahnya memang tidak terlalu banyak.

"Polrestabes sudah terlibat, bahkan dari tahun sebelumnya juga terlibat. Kami sudah ajukan permintaan personil dan dikasih empat orang untuk ikut melakukan penjangkauan," katanya.

Dia mengakui, eksploitasi yang dilakukan oleh orang tua mendominasi banyaknya anak yang turun ke jalan. Hal itu diketahui Dari hasil asesmen pekerja sosial di rumah perlindungan dan trauma center atau RPTC.

Baca Juga: Makassar Butuh Shelter untuk Atasi Persoalan Gepeng dan Anjal

Oleh karena itu, pihaknya meminta keterlibatan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) dan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melakukan pendekatan.

"Rata-rata memang dieksploitasi oleh orang tua makanya kami harapkan ada keterlibatan DPPPA untuk melakukan pendekatan ke keluarga anjal. Kami juga minta bantuan disdik agar melakukan pendekatan melalui guru-gurunya. Kan ada juga anjal yg masih sekolah," jelas Aulia.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Pengamen Tajir di Denpasar...
Pengamen Tajir di Denpasar Terjaring Razia, Bawa Motor NMax dan Uang Tunai Rp7,8 Juta
Jadi Pemateri Sosialsasi...
Jadi Pemateri Sosialsasi Perda, Humas UNM Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Resmikan Rumah Ngaji...
Resmikan Rumah Ngaji Rappokaling, Begini Harapan Ketua DPRD Makassar
Wali Kota Makassar dan...
Wali Kota Makassar dan Ketua DPRD Hadir di Magical Toraja
Rekomendasi
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Berita Terkini
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved