Makassar Butuh Shelter untuk Atasi Persoalan Gepeng dan Anjal

Kamis, 24 September 2020 - 23:05 WIB
loading...
Makassar Butuh Shelter...
Sejumlah pengemis dan anak jalanan duduk di badan jalan Letjen Hertasning, Makassar, kemarin. Keberadaan gelandangan, pengemis (Gepeng) dan anak jalanan (anjal) dianggap masih sulit diatasi di Kota Makassar. Foto: Sindonews/Muctamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Keberadaan gelandangan, pengemis (gepeng) dan anak jalanan (anjal) dianggap masih sulit diatasi di Kota Makassar, Komisi D Bidang kesejahteraan masyarakat (Kesra) menganggap Makassar memerlukan shelter penampungan agar penanganan dapat berjalan efektif.

Anggota Komisi D Irwan Djafar saat ditemui diruangannya mengatakan, gepeng dan anjal memerlukan penanganan yang intens.



"Ini susah-susah gampang, ganpangnya itu dijaring semua tapi susahnya kita mau tempatkan di mana, kan tidak ada Liponsus (Lingkungan Pondok Sosial)," katanya.

Sementara untuk mempidanakan mereka justru tidak mungkin, sehingga satu-satunya upaya yang paling efektif adalah mempercepat pengadaan shelter penampungan.

Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Anjal dan Gepeng Dinas Sosial Kota Makassar Kamil mengakui sulitanya penanganan Gepeng dan Anjal lantaran belum adanya penampungan khusus yang membina mereka secara intens. Pengadaan dianggap sulit lantaran hal ini merupakan wewenang provinsi

"Itu ada UU nya untuk dinas sosial kota/kabupaten khusus di luar panti, sementara untuk di dalam panti itu kewenangan provinsi atau kementerian," katanya.

Kamil mengatakan Makassar sebelumnya pernah memiliki penampungan khusus bagi gepeng dan anjal di Salodong, namun kemudian beralih fungsi oleh kementerian menjadi tempat rehabilitasi bagi orang berkebutuhan khusus.



"Jadi susah juga, minset mereka susah diubah apalagi tidak ada sanksi bagaimana itu mereka kan tidak melakukan tindakan kriminal," katanya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Tak Terima Anak Terjaring...
Tak Terima Anak Terjaring Razia Badut, Orang Tua Kejar Mobil Dinsos Makassar hingga Kantor
Pengamen Tajir di Denpasar...
Pengamen Tajir di Denpasar Terjaring Razia, Bawa Motor NMax dan Uang Tunai Rp7,8 Juta
Resahkan Wisatawan,...
Resahkan Wisatawan, 50 Gepeng di Pantai Kuta Diamankan
Bikin Haru, Siswi SMA...
Bikin Haru, Siswi SMA Ini Tak Sungkan Suapi ODGJ yang Kelaparan
Jadi Pemateri Sosialsasi...
Jadi Pemateri Sosialsasi Perda, Humas UNM Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Resmikan Rumah Ngaji...
Resmikan Rumah Ngaji Rappokaling, Begini Harapan Ketua DPRD Makassar
Wali Kota Makassar dan...
Wali Kota Makassar dan Ketua DPRD Hadir di Magical Toraja
Rekomendasi
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Berita Terkini
Pemudik Motor Padati...
Pemudik Motor Padati Pantura Cirebon Pagi Ini, Lalin Masih Lancar
12 menit yang lalu
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
6 jam yang lalu
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Lingkar Barat Nagreg Macet Mengular hingga 5 Kilometer
7 jam yang lalu
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
7 jam yang lalu
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
7 jam yang lalu
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
8 jam yang lalu
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved