Ketua TP PKK Parepare Paparkan Strategi Tekan Pernikahan Dini
Senin, 13 Juni 2022 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
"Kami juga siapkan sarana di Balai Ainun untuk mereka datang konsultasi. Kami siapkan psikolog, kami siapkan pula dari kementerian agama dan Tim PKK Pokja I dan Pokja IV namun terlepas dari itu kami juga butuh peran serta masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan pernikahan dini ," papar Erna yang juga Ketua DPD Partai Golkar Parepare.
Wadah atau ruang konsultasi tersebut, jelas Erna, dapat dimanfaatkan untuk mengetahui faktor dan dampak dari pernikahan dini. Pihaknya juga berpesan agar peran masyarakat dan orang tua untuk waspada terhadap terjadinya pernikahan dini terhadap anak-anak mereka dengan berbekal pengetahuan agama yang lebih dalam untuk pencegahan kasus-kasus pernikahan dini tersebut.
Baca Juga: TP PKK Parepare Gelar Rapat Konsolidasi dan Silaturahmi
“Kami juga sangat berharap agar setiap orang tua patut waspada, dengan cara kita harus kuat dari segi pengetahuan tentang Agama, marena pernikahan dini sangat terkait dengan hal tersebut. Kebanyakan kasus pernikahan dini gara-gara terpaksa. Itulah salah satu yang bisa disosialisasikan ajaran agama Wala Taqrabu Zina, jangan berkhawat, jangan berdua-duaan,” tandasnya.
Erna juga berpesan, agar usia remaja sebisa mungkin menghindari hal-hal negatif saat menggunakan media sosial sebagai salah satu ruang dengan mudah memberikan pengaruh-pengaruh negatif terhadap anak-anak usia dini.
Wadah atau ruang konsultasi tersebut, jelas Erna, dapat dimanfaatkan untuk mengetahui faktor dan dampak dari pernikahan dini. Pihaknya juga berpesan agar peran masyarakat dan orang tua untuk waspada terhadap terjadinya pernikahan dini terhadap anak-anak mereka dengan berbekal pengetahuan agama yang lebih dalam untuk pencegahan kasus-kasus pernikahan dini tersebut.
Baca Juga: TP PKK Parepare Gelar Rapat Konsolidasi dan Silaturahmi
“Kami juga sangat berharap agar setiap orang tua patut waspada, dengan cara kita harus kuat dari segi pengetahuan tentang Agama, marena pernikahan dini sangat terkait dengan hal tersebut. Kebanyakan kasus pernikahan dini gara-gara terpaksa. Itulah salah satu yang bisa disosialisasikan ajaran agama Wala Taqrabu Zina, jangan berkhawat, jangan berdua-duaan,” tandasnya.
Erna juga berpesan, agar usia remaja sebisa mungkin menghindari hal-hal negatif saat menggunakan media sosial sebagai salah satu ruang dengan mudah memberikan pengaruh-pengaruh negatif terhadap anak-anak usia dini.
(tri)
Lihat Juga :