Cegah Pernikahan Anak, Askrindo Gencarkan Sosialisasi di Lombok Tengah

Rabu, 10 September 2025 - 09:29 WIB
loading...
Cegah Pernikahan Anak,...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
LOMBOK - Praktik pernikahan usia anak masih marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Isu ini menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani karena membawa konsekuensi jangka panjang yang serius bagi kehidupan anak dalam segala aspek, baik pendidikan, kesehatan, sosial maupun ekonomi. Sebagai komitmen untuk terus peduli pada Masyarakat, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang merupakan Anggota Holding Asuransi dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG) menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Usia Anak di Pojok Literasi Askrindo, Desa Mertak, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang mengangkat isu parenting ini dihadiri oleh para orang tua, guru PAUD/TK, tokoh masyarakat, tokoh adat, pelajar, mahasiswa dan juga dihadiri oleh Rugun Hutapea selaku Subkoordinator Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN. Kementerian BUMN mengapresiasi program keberlanjutan Askrindo yang konsisten terhadap komitmen nyata menyongsong Generasi Emas ke depan.

Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari inisiasi program TJSL, yang bekerja sama dengan PAUD Inspirasi Indonesia serta Komnas Perlindungan Anak guna mencegah meningkatnya pernikahan usia anak di wilayah Lombok Tengah.

“Aktivitas ini dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan Masyarakat, khususnya masyarakat Desa Mertak. Kegiatan ini dibagi dalam beberapa sesi, yakni sesi edukasi bagi anak, lalu sesi pembekalan parenting bagi orang tua dan guru PAUD dan juga sesi dialog dengan Komnas Perlindungan anak. Sesi ini sangat perlu dilakukan, untuk menanamkan pemahaman tentang pentingnya pendidikan dan bahaya pernikahan usia anak, sehingga mereka termotivasi melanjutkan sekolah serta mampu menolak tekanan lingkungan yang mengarah pada pernikahan dini,” ujar Fankar.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan provinsi dengan proporsi perempuan berstatus kawin atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun tertinggi, yaitu sebesar 14,96%. Angka ini menunjukkan persentase perempuan usia 20-24 tahun yang telah menikah sebelum usia 18 tahun di provinsi tersebut, menurut data BPS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Gerakan Pilah Sampah,...
Gerakan Pilah Sampah, Program PHINLA Edukasi 10.000 Warga di Momentum Hari Bumi
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti...
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti Fokus Koneksi Alumni dan Edukasi Profesi Hukum
Siswa SDN Cibilik Antusias...
Siswa SDN Cibilik Antusias Ikuti Edukasi Lingkungan oleh MNC Peduli dan MNC Tourism
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Film Jadi Media Edukasi bagi Anak dan Keluarga
Kebumen Campus Festival...
Kebumen Campus Festival 2026, PMKRI: Permudah Pelajar yang Ingin ke Perguruan Tinggi
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan...
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan Industri Estetika Medis
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Rekomendasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved