Kementan Cetak Trainer Proposal Bisnis di Provinsi Kalimantan Selatan
Sabtu, 11 Juni 2022 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu cara untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, penerima manfaat Program YESS harus bisa mengakses permodalan baik melalui kegiatan Hibah Kompetitif maupun kredit perbankan. Untuk mengakses permodalan tersebut dibutuhkan adanya kemampuan untuk dapat menyusun proposal bisnis sebagai dasar bagi tim seleksi maupun perbankan dalam memberikan permodalan.
Baca: Rektor Unhas Doakan TGB Jadi Pemimpin Masa Depan.
Dengan demikian, diperlukan adanya pelatihan ToT Proposal Bisnis untuk meningkatkan kemampuan pelatih dalam mengajarkan penulisan proposal bisnis yang akuntabel untuk dapat meyakinkan tim seleksi maupun perbankan dalam memberikan modal kepada penerima manfaat Program YESS.
Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang juga penanggung jawab YESS, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk menghasilkan wirausahawan muda perdesaan di bidang pertanian dan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten di bidang pertanian.
Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dan ditutup dengan Bapak Budi Santoso selaku Kepala Sekolah SMKPPN Banjarbaru. "Semoga setelah kegiatan ToT ini selesai, peserta yang mengikuti dapat melakukan pendampingan terhadap penerima manfaat program YESS terutama yang berkaitan dengan identifikasi dan penyusunan proposal bisnis," pungkas Budi Santoso.
Baca: Rektor Unhas Doakan TGB Jadi Pemimpin Masa Depan.
Dengan demikian, diperlukan adanya pelatihan ToT Proposal Bisnis untuk meningkatkan kemampuan pelatih dalam mengajarkan penulisan proposal bisnis yang akuntabel untuk dapat meyakinkan tim seleksi maupun perbankan dalam memberikan modal kepada penerima manfaat Program YESS.
Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang juga penanggung jawab YESS, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk menghasilkan wirausahawan muda perdesaan di bidang pertanian dan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten di bidang pertanian.
Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dan ditutup dengan Bapak Budi Santoso selaku Kepala Sekolah SMKPPN Banjarbaru. "Semoga setelah kegiatan ToT ini selesai, peserta yang mengikuti dapat melakukan pendampingan terhadap penerima manfaat program YESS terutama yang berkaitan dengan identifikasi dan penyusunan proposal bisnis," pungkas Budi Santoso.
(nag)
Lihat Juga :