DPRD Desak Pemprov Jateng Segera Ambil Langkah Cepat Atasi PMK yang Kian Menggila
Kamis, 09 Juni 2022 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, pihaknya sudah dengan cepat melakukan beberapa upaya sebagai langkah penanganan cepat terhadap wabah PMK ini, hingga dari jumlah hewan ternak yang terkena PMK 15 persen diantaranya sudah dinyatakan sembuh.
Baca juga: Kisah Wanita-wanita Pemberani yang Terjun ke Medan Perang Bersama Pangeran Diponegoro Melawan Belanda
Upaya yang dilakukan, kata dia, dengan bergerak cepat mengirimkan obat-obatan yang tersedia, sarana, tenaga pendamping dan dokter hewan ke berbagai daerah sentra peternakan, sehingga penyebaran PMK hewan ternak sudah bisa dikendalikan.
Selain itu, lanjut dia, daerah yang penyebaran PMK tinggi, pasar hewannya ditutup, sementara daerah lain yang kondisi aman pasar hewan tetap dibuka berjalan seperti biasa. Jadi kebijakan itu tidak harus menutup semua pasar hewan.
Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang, Turhadi Noerachman mengatakan, telah mengirimkan tim ke daerah perbatasan dengan Jawa Timur dan sentra produk hewan ternak untuk memberikan obat-obatan, suplemen hewan ternak serta penyemprotan desinfektan kandang-kandang hewan.
"Hewan ternak yang tertular PMK masih bisa dikonsumsikan, karena tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Tentunya dengan cara memasak yang betul, bahkan suhu panas perebusan daging hewan ternak harus lebih tinggi," katanya.
Baca juga: Kisah Wanita-wanita Pemberani yang Terjun ke Medan Perang Bersama Pangeran Diponegoro Melawan Belanda
Upaya yang dilakukan, kata dia, dengan bergerak cepat mengirimkan obat-obatan yang tersedia, sarana, tenaga pendamping dan dokter hewan ke berbagai daerah sentra peternakan, sehingga penyebaran PMK hewan ternak sudah bisa dikendalikan.
Selain itu, lanjut dia, daerah yang penyebaran PMK tinggi, pasar hewannya ditutup, sementara daerah lain yang kondisi aman pasar hewan tetap dibuka berjalan seperti biasa. Jadi kebijakan itu tidak harus menutup semua pasar hewan.
Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang, Turhadi Noerachman mengatakan, telah mengirimkan tim ke daerah perbatasan dengan Jawa Timur dan sentra produk hewan ternak untuk memberikan obat-obatan, suplemen hewan ternak serta penyemprotan desinfektan kandang-kandang hewan.
"Hewan ternak yang tertular PMK masih bisa dikonsumsikan, karena tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Tentunya dengan cara memasak yang betul, bahkan suhu panas perebusan daging hewan ternak harus lebih tinggi," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :