15 Orang Masih Hilang, Basarnas Sulsel Tutup Pencarian Korban KM Ladang Pertiwi

Senin, 06 Juni 2022 - 15:46 WIB
loading...
15 Orang Masih Hilang,...
Basarnas hentikan pencarian penumpang tenggelam KM Ladang Pertiwi. Foto: Ansar/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Masa operasi pencarian Tim SAR gabungan terhadap korban tenggelam KM Ladang Pertiwi, di Selat Makassar, memasuki hari ke 10. Ini merupakan hari terakhir pencarian sejak diperpanjang tiga hari.

Basarnas akan menghentikan pencarian korban KM Ladang Pertiwi hari ini, jika tidak menemukan tanda-tanda yang dapat dijadikan sebagai petunjuk pencarian korban.

Total penumpang KM Ladang Pertiwi sebanyak 50 orang, korban yang telah ditemukan 35 orang, 31 di antaranya selamat, dan empat korban lainnya meninggal dunia. Dengan demikian, ada 15 penumpang lagi yang hilang.

Baca juga: Nelayan Temukan Satu Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi

Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi mengungkapkan, khusus pencarian di hari kesembilan ini Basarnas memperluas pencarian.

"Hari ini pencarian korban kapal tenggelam akan dimaksimalkan dengan memperluas pencarian laut seluas 50 Knot, pencarian udara tidak dilakukan karena situasi dan kondisi," tuturnya, kepada SINDOnews, Senin (6/6/2022).

Djunaidi juga mengatakan, setelah Tim Basarnas memperpanjang pencarian selama tiga hari, pihaknya akan menghentikan pencarian korban, apabila tidak ada tanda-tanda penemuan hari ini.

Baca: KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang

"Hari ini jam 12 siang jika tidak ada tanda-tanda penemuan kita tutup operasi," pungkasnya.

Sejak hari Sabtu hingga Minggu siang, tim Basarnas terus mengupayakan untuk melakukan pencarian, namun belum ada penemuan korban KM Ladang Pertiwi.

"Dengan diperluasnya ini mudah-mudahan bisa mendapatkan informasi maupun penemuan dan sebagainya, akan diakhiri sampai pukul 18.00 Wita," tuturnya.

Dirinya menambahkan, sejauh ini dalam pencarian korban KM Ladang Pertiwi yang tenggelam di perairan Selatan Makassar, Tim Basarnas tidak mengalami kendala yang serius.

Baca: Bupati Pangkep Jemput Korban KM Ladang Pertiwi di Banjarmasin

"Untuk hari ini cuaca pun masih bagus, tidak ada kendala hingga pencarian hari kesembilan. Semua cuaca bagus, gelombang juga begitu signifikan 0,5 meter ketinggiannya, tidak terlalu mempengaruhi Timsar melakukan pencarian," tutupnya.

Sementara, Analis Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, Wahid DJ menekankan, pihaknya masih melakukan pencarian. Wahid berharap ada korban yang kembali ditemukan di hari ke-10 ini.

"Hari ke-10. Jangan bilang hari terakhir, karena siapa tahu hari ini ada tanda-tanda," ucap Wahid DJ.

Baca: Polisi Tetapkan Juragan dan Pemilik KM Ladang Pertiwi sebagai Tersangka

Dia menuturkan, secara umum faktor cuaca turut mempengaruhi upaya pencarian korban KM Ladang Pertiwi. Angin laut hingga ketinggian ombak menyulitkan Tim SAR gabungan saat di laut.

"Proses pencarian yang terkendala itu misalnya cuaca buruk, jarak pandang tak bisa terlihat, atau angin (kencang), ombak," tutur dia.

Belum lagi, pihaknya menduga sejumlah korban terbawa arus bawah laut hingga sulit ditemukan. Namun dia meyakini korban ditemukan tinggal menunggu waktu saja.

Baca: Pencarian Korban KM Ladang Pertiwi Diperpanjang 3 Hari, Ini Pertimbangannya

"Kemungkinan juga, karena seumpamanya arus bawah kan kita tidak tahu kan. Cuman kalau tenang di atas permukaan laut, di bawah kita tidak tahu," urai Wahid.

Sementara itu, perpanjangan operasi pencarian masih akan dipertimbangkan. Pihaknya memastikan akan terus melakukan pencarian terhadap korban sampai ada kebijakan lebih lanjut.

"Belum ada rencana perpanjangan masa pencarian, nanti dilihat situasi hari ini," tandasnya.

Sebelumnya, operasi pencarian korban kapal tenggelam KM Ladang Pertiwi diperpanjang tiga hari, sejak Jumat (3/6/2022) lalu. Masa perpanjangan ini mempertimbangkan masih banyaknya korban belum ditemukan.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
Atasi Persoalan Sampah,...
Atasi Persoalan Sampah, Pembangunan PSEL di Makassar Harus Segera Terealisasi
Infrastruktur Dinilai...
Infrastruktur Dinilai Belum Siap, Investasi Peternakan Ayam Disarankan Ditunda
7 Awak Kapal Gandha...
7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Ditemukan Selamat
Kapal Gandha Nusantara...
Kapal Gandha Nusantara 17 Tenggelam, 7 Orang Hilang
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Rekomendasi
Program Tabungan Dahsyat...
Program Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank Perkuat Loyalitas Nasabah
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Berita Terkini
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
Infografis
Korban Perang Rusia-Ukraina...
Korban Perang Rusia-Ukraina Telah Mendekati 500.000 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved