Rapid Test Jadi Syarat Beraktivitas, Warga Minta Negara Tanggung Biaya
Selasa, 23 Juni 2020 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, yang memungkinkan rapid test dilakukan kepada karyawan yang bekerja di tempat-tempat tersebut. Selain untuk memastikan kesehatan, perusahaan juga berkepentingan guna mengetahui bahwa tempat mereka steril dari Covid-19.
Namun tetap pelaksanaannya harus ditanggung oleh perusahaan jangan biayanya dibebankan ke karyawan. Sebab bisa saja karyawan di tempat wisata terpapar karena setiap hari ada interaksi dengan pengunjung.
"Saya rasa kalau rapid test dibebankan ke warga pasti banyak yang keberatan. Biayanya kan berkisar Rp300-500 ribu, itu angka yang lumayan mahal di tengah kondisi ekonomi yang belum lulih betul akibat pandemi," pungkasnya.
Namun tetap pelaksanaannya harus ditanggung oleh perusahaan jangan biayanya dibebankan ke karyawan. Sebab bisa saja karyawan di tempat wisata terpapar karena setiap hari ada interaksi dengan pengunjung.
"Saya rasa kalau rapid test dibebankan ke warga pasti banyak yang keberatan. Biayanya kan berkisar Rp300-500 ribu, itu angka yang lumayan mahal di tengah kondisi ekonomi yang belum lulih betul akibat pandemi," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :