alexametrics

Sepasang Kekasih Ini Buang Bayi Hasil Hubungan Mereka di Pinggir Jalan

loading...
Sepasang Kekasih Ini Buang Bayi Hasil Hubungan Mereka di Pinggir Jalan
Petugas menunjukkan tersangka pembuang bayi di Gunungharjo, Bokoharjo, Prambanan di Mapolres Sleman, Selasa (23/6/2020). FOTO : IST
A+ A-
SLEMAN - Teka-teki siapa yang tega membuang bayi jenis kelamin perempuan di Jalan Prambanan Piyungan, Dusun Gunungharjo, Bokoharjo, Prambanan,Minggu (14/6/2020) pagi terkuat. Pelakunya seorang wanita M, 20 dan seorang laki-laki A, 21. Mereka adalah sepasang kekasih yang juga orang tua dari bayi itu.

Warga Jawa Tengah itu sekarang di tahan di Mapolres Sleman. Sedangkan bayinya masih dirawat di RSUD Prambanan. “Keduanya kami amankan di wilayah Semarang, Senin (15/6/2020) siang,” kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah , Selasa (23/6/2020).

Deni menjelaskan dari hasil pemeriksaan M dan A masih mahasiswa, mereka baru berpacaran dan belum menikah. M melahirkan bayi itu, di rumah sakit wilayah Jawa Tengah, Jumat (12/6/2020) Karena belum siap mempunyai anak dan menikah berencana menitipkan bayi tersebut ke saudaranya di Yogyakarta.



Namun saat dalam perjalan ke Yogyakarta dengan menggunakan mobil keduanya terlibat cekcok. Karena kebingungan, kedua tersangka akhirnya membuang bayi di pinggir jalan daerah Prambanan, Minggu (14/6) pukul 02.30 WIB. Bayi itu dibuang di atas perlak lengkap dengan selimut dan bantal serta di pergelangan tangannya ada gelang identitas nama ibunya termasuk ada satu lembar foto kopi surat kelahiran yang telah dilegalisir. "Tersangka memang sengaja membuang bayi itu dekat pemukiman warga, harapanya agar bisa diketahui masyarakat," jelasnya.

M dan A dalam kasus ini dijerat pasal 305 KUHP tentang membuang bayi agar dipelihara orang lain dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Seperti diberitakan sebelumnya bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam keadaan hidup di pinggir jalan Prambanan-Piyungan, Dusun Gunungharjo, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Minggu (14/6/2020) pukul 06. 15 WIB.

Bayi perempuan itu ditemukan oleh Muhammad Alwan, 17 dan Muhammad Faris yang sedang berolahraga pagi. Saat melintas di tempat tersebut melihat bayi tergeletak di atas perlak, lengkap dengan bantal dan selimut serta gelang identitas di pergelangan tangan. Temuan itu, kemudian dibeirtahukan kepada warga sekitar dan dilanjutkan ke Polsek Prambanan.(Baca juga : Sultan Menyapa: Menata Normal-Baru, Menuju Peradaban Baru DIY)
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak