Labkesda Uji 3.000 Sampel Per Hari, Warga Jabar Diimbau Tak Takut Tes COVID-19

Senin, 22 Juni 2020 - 13:37 WIB
loading...
Labkesda Uji 3.000 Sampel...
Petugas Labkesda Jabar tengah bekerja memeriksa sampel suspect COVID-19. Foto/Dok/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar sukses meningkatkan kapasitas pengujian sampel suspect COVID-19 hingga 3.000 lebih sampel per hari.

Pengujian sampel dipusatkan di Laboratorium Kesehatan Provinsi Jabar atau dikenal dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jabar dibantu beberapa laboratorium pendukung lainnya. (BACA JUGA: Rapid Test Harus Bayar, Pemerintah Didesak Turun Tangan )

Sejak Sabtu (20/6/2020) lalu, tim Labkesda Jabar telah menerima 3.156 sampel dahak dan cairan hidung tenggorokan yang sudah terverifikasi dari enam daerah, yakni Kabupaten Pangandaran, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi, serta sampel lainnya seperti sampel dari 88 siswa asal Papua. (BACA JUGA: Rapid Test Harus Bayar, KH Cholil Nafis: Kemana Uang Triliunan Rupiah Itu? )

"Per Minggu (21/6/2020) kemarin, kita telah mempu menguji sampel swab test lebih dari 3.000 sampel dalam satu hari," kata Ketua Divisi Pelacakan Kontak Deteksi Dini Pengujian Massal dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Siska Gerfianti di Bandung, Senin (22/6/2020). (BACA JUGA: Bandara Husein Sastranegara Bandung Sediakan Counter Rapid Test )

Menurut Siska, saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar tengah menggelar kegiatan Pekan Swab Test Massal di 17 kabupaten/kota melanjutkan swab test di 10 daerah di kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) serta sejumlah daerah di Bandung Raya yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional.

"Targetnya, pada pekan pertama, 25.000 sampel dengan sasaran seluruh PDP (pasien dalam pengawasan), ODP (orang dalam pemantauan), tenaga kesehatan, pedagang pasar, pemudik domestik dan dari luar negeri, serta kelompok rawan lainnya," ujar dia.

Siska menuturkan, pengujian sampel hingga 3.000 sampel per hari menjadi rekor terbaru dan menggembirakan sepanjang penanganan COVID-19 di Jabar.

Pencapaian itu, tutur Siska, sangat berarti dalam upaya percepatan penanggulangan COVID-19, terutama melacak dan memetakan penyebaran virus yang pada gilirannya berimplikasi pada penanganan pasien positif di rumah sakit.

"Dengan kapasitas kita semakin meningkat, insya Allah tidak ada lagi bottleneck dalam PCR atau diagnosa, memberikan percepatan dalam mendapatkan hasil tes, dan tentu saja penanganan pasien akan lebih cepat," tutur Siska.

Dia berharap, rekor tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan dari waktu ke waktu. Meski begitu, Siska mengakui, harapan tersebut bakal sulit terwujud jika tidak ada sampel yang masuk ke laboratorium.

Karena itu, gugus tugas mengharapkan partisipasi aktif masyarakat untuk mengikuti swab test secara sukarela dan terbuka baik di klinik kesehatan, mobile klinik, maupun kegiatan tes masif.

"Tidak ada alasan bagi warga untuk takut dan khawatir atas uji usap (swab test) ini. Pelayanan dilakukan oleh tenaga profesional dan dengan protokol keamanan kesehatan sesuai standar WHO," ungkap dia.

Siska kembali menegaskan, tes masif merupakan wujud rasa sayang Pemprov Jabar mepada masyarakat sekaligus menjadi bagian upaya deteksi dini pencegahan COVID-19.

Jika tes masif optimal, kata Siska, maka Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar dapat memetakan masyarakat yang telah terpapar COVID-19, sehingga tindakan lanjutannya pun akan lebih cepat.

"Jadi, jangan takut karena ini merupakan cara kita semua untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Dukung kami," pungkas Siska.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Soal Pembatasan Truk...
Soal Pembatasan Truk AMDK di Jabar2026, Pengamat: Roadmap Kemenko Infrastruktur 2027
Muhammadiyah Desak Pemprov...
Muhammadiyah Desak Pemprov Jabar Bertanggung Jawab atas Serangan Digital terhadap Neni Nur Hayati
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
KPK Hibahkan Tanah dan...
KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
Cuaca Ekstrem dan Angin...
Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Terjang Jabar-Jatim, Puluhan Rumah Warga Rusak
Rekomendasi
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Berita Terkini
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Infografis
Mampu Deteksi Omicron,...
Mampu Deteksi Omicron, Ini 5 Fakta Alat Tes Covid-19 Buatan BRIN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved