Bela Habib Rizieq, Bahar bin Smith Anggap Hukum di Indonesia Tidak Adil

Jum'at, 20 Mei 2022 - 04:05 WIB
loading...
Bela Habib Rizieq, Bahar...
Terdakwa kasus penyebaran hoaks, Habib Bahar bin Smith. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Habib Bahar bin Smith tegas membela Habib Rizieq Shihab yang kini ditahan akibat kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 .

Bahkan, Bahar menganggap, hukum di negara ini tak adil karena hanya Habib Rizieq yang dipenjara setelah didakwa menimbulkan kerumunan.

Pembelaan tersebut disampaikan Bahar dalam sidang lanjutan beragendakan pemeriksan saksi yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: Didakwa Sebarkan Hoaks, Saksi Sebut Habib Bahar Ceramah Atas Permintaan Warga

Diketahui, dalam salah satu dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), Bahar didakwa telah menyebarkan berita bohong (hoaks) karena menyebut Habib Rizieq ditangkap karena menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW saat berceramah di Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Desember 2021 lalu.

Pembelaan Bahar tersebut mengemuka saat JPU menghadirkan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Fauzan, Kabupaten Garut, KH Abdul Mujib.



Dalam pembelaannya itu, Bahar mengawali pertanyaan kepada Abdul Mujib. "Saya tanya, saat PSBB (pembatasan sosial berskala besar) banyak nggak yang menyelenggarakan Maulid?," tanya Bahar kepada Abdul Mujib.

"Ada," jawab Abdul Mujib.

"Kenapa Habib Rizieq yang ditangkap?," tanya Bahar lagi.

Bahar pun kemudian membandingkan kegiatan Maulid Nabi yang digelar Habib Rizieq dengan sejumlah kegiatan yang juga dinilainya menimbulkan kerumunan, mulai dari kenduri yang dihadiri pejabat bahkan hingga kegiatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kunjungan Presiden Jokowi di Kalimantan tanggal 18 (timbulkan) kerumunan, Presiden di Maumere NTT, Cirebon, kerumunan. Kemudian di Kabupaten Tuban, Toba, kerumunan. (Di) Grogol Presiden juga kerumunan, bagi-bagi sembako. Apakah hukum seperti itu?" bebernya.

Baca: Mengejutkan! Saksi Bantah Isi BAP Polisi Soal Ceramah Bahar bin Smith.

"Makanya saya bilang, banyak pejabat yang bikin kerumunan, tapi cuma Habib Rizieq (yang ditahan). Menurut saya, hukum hanya tajam ke Habib Rizieq. Kenapa saya mengatakan itu? Jadi, gampang saja kalau memang (bukan) dihukum (gara-gara menyelenggarakan) Maulid, jangan penjarakan Habib Rizieq," tambah Bahar menegaskan.

Namun begitu, Abdul Mujib lantas menimpali pernyataan Bahar tersebut. Menurutnya, perkara Habib Rizieq itu sudah tercatat dalam putusan hakim yang mengadili kasus Habib Rizieq.

"Kalau Habib Rizieq dipenjara, kan keputusan tertulis hakim," kata dia.

Sidang Sempat Diskors

Dalam sidang beragendakan pemeriksaan Abdul Mujib tersebut, Majelis Hakim PN Bandung yang diketuai Dodong Rusdani sempat menghentikan sementara jalannya sidang. Pasalnya, suasana sidang tiba-tiba berlangsung panas setelah Bahar bersitegang dengan Abdul Mujib.

Ketegangan berawal saat Bahar membahas soal aksi demo terhadap Bahar yang dilakukan oleh Abdul Mujib di DPRD Garut. Menurut Bahar, Abdul Mujib saat itu menilai dirinya sebagai orang yang intoleran akibat ceramahnya yang berbau hoaks itu.

"Berarti Anda anggap saya intoleran?" tanya Habib Bahar.

Saat itu, saksi tengah menjawab pertanyaan Bahar tersebut. Namun, suasana panas terjadi hingga saksi terlihat menunjuk Bahar. Bahar pun langsung bereaksi keras saat dirinya ditunjuk Abdul Mujib.

Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu Ranjang Jadi Motif NN Lakukan Poliandri hingga Diusir dari Desa

"Jangan tunjuk saya. Anda lebih dulu tunjuk saya," ucap Bahar yang disambut sorak sorai pendukungnya yang hadir di persidangan.

Dalam sidang yang digelar hingga malam itu, Bahar dan Abdul Mujib terus berdebat, sehingga suasana sidang semakin panas. Melihat kondisi tersebut, Dodong Rusdani lantas berdiri dari bangkunya dan meminta semua yang berada di ruang sidang bersikap tenang.

"Tolong diam! Mohon maaf saya skorsing dulu," kata hakim.

Meski begitu, skorsing tidak berlangsung lama. Sidang akhirnya dilanjutkan setelah Bahar secara langsung meminta para pendukungnya di ruang sidang untuk tetap tenang.

"Saya mohon maaf ngomong keras untuk mendiamkan suasana," ujarnya Dodong.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasa Hukum Jokowi:...
Kuasa Hukum Jokowi: Saksi Penggugat justru Perkuat Bukti Keaslian Ijazah di Persidangan
1.082 Polisi Dikerahkan...
1.082 Polisi Dikerahkan Amankan Sidang Hasto Kristiyanto di PN Jakarta Pusat
Penyebab Sidang Mediasi...
Penyebab Sidang Mediasi Lisa Mariana-Ridwan Kamil Deadlock
Ridwan Kamil Tak Hadir...
Ridwan Kamil Tak Hadir di PN Bandung, Sidang Gugatan Lisa Mariana Diundur 1 Pekan
Selebgram Isa Zega Lempar...
Selebgram Isa Zega Lempar Senyum saat Jalani Sidang Perdana di PN Kepanjen Malang
PN Bandung Tolak Praperadilan...
PN Bandung Tolak Praperadilan Pimpinan YMT Kebun Binatang Bandung
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Hadiri Sidang Kasus...
Hadiri Sidang Kasus Chromebook, Nadiem Ungkap Habis Jalani Operasi Keempat
Cerita Saksi Sidang...
Cerita Saksi Sidang Pemerasan K3, Diberi Uang Rp1 Juta untuk Buka Rekening
Rekomendasi
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved