Polda Jabar Bakar 1,196 Ton Sabu Senilai Rp1 Triliun di Incenerator
Kamis, 19 Mei 2022 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
"(Peredaran narkoba) jaringan internasional ini memang masuknya dari wilayah Pangandaran, Cianjur, Sukabumi, Garut, wilayah-wilayah yang disebutnya Jalur Pansela (Pantai Selatan)," katanya.
Sementara itu, Direktur Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jabar, Kombes Pol Johannes R Manalu mengatakan, pemusnahan 1,196 ton sabu ini dilakukan dengan cara dibakar menggunakan incenerator.
Baca: 5 Ekor Ikan Seukuran Bus Gemparkan Lumajang, Disebut Penunggu Ranu Pakis.
Namun, mengingat kapasitas incenerator yang tersedia di Mapolda Jabar terbatas, pihaknya bekerja smaa dengan PT Bio Farma yang memiliki incenerator berkapasitas lebih besar, sehingga pemusnahan bisa dilakukan lebih cepat.
"Ini (pemusnahan dilakukan di dua tempat) dilakukan karena kapasitas incenerator terbatas, hanya 10 kilogram per 2 jam. Kami juga mendapakan pendampingan dari Kementerian Lingkungam Hidup dan Kehutanan dalam pemusnahan barang bukti ini," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jabar, Kombes Pol Johannes R Manalu mengatakan, pemusnahan 1,196 ton sabu ini dilakukan dengan cara dibakar menggunakan incenerator.
Baca: 5 Ekor Ikan Seukuran Bus Gemparkan Lumajang, Disebut Penunggu Ranu Pakis.
Namun, mengingat kapasitas incenerator yang tersedia di Mapolda Jabar terbatas, pihaknya bekerja smaa dengan PT Bio Farma yang memiliki incenerator berkapasitas lebih besar, sehingga pemusnahan bisa dilakukan lebih cepat.
"Ini (pemusnahan dilakukan di dua tempat) dilakukan karena kapasitas incenerator terbatas, hanya 10 kilogram per 2 jam. Kami juga mendapakan pendampingan dari Kementerian Lingkungam Hidup dan Kehutanan dalam pemusnahan barang bukti ini," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :