Harga Sawit Anjlok, Bupati Lamandau Kunjungi Sejumlah Perusahaan untuk Menggali Keluhan Masyarakat

Rabu, 18 Mei 2022 - 09:59 WIB
loading...
Harga Sawit Anjlok,...
Foto: Doc. Pemkab Lamandau
A A A
NANGA BULIK - Merespons keluhan masyarakat terkait harga Tandan Buah Segar (TBS) yang turun drastis dalam sebulan terakhir, Bupati Lamandau Kalteng Hendra Lesmana didampingi Kepala Distakan, Tiryan Kuderon mengunjungi dua perusahaan pengolahan kelapa sawit yang ada di Kecamatan Bulik.

“Kita berkeliling untuk menggali informasi yang konstruktif tentang TBS kelapa sawit, dari dua pabrik pengolahan kelapa sawit yang kita kunjungi untuk menggali informasi terkait kapasitas daya olah dan daya tampung pabrik mereka,” ungkap Hendra Lesmana di pabrik PT. Pilar Wanapersada, Rabu 18 Mei 2022.

Ia menjelaskan, dalam kunjungan kali ini dirinya berdialog dengan pimpinan perusahaan terkait kondisi pabrik terkait situasi pelarangan ekspor kelapa sawit saat ini. “Kita gali informasi terkait berapa lama mereka mampu bertahan dalam kondisi larangan ekspor kelapa sawit saat ini."

Salain itu, lanjut Hendra, kaitan pemantauan harga TBS yang menjadi keluhan masyarakat petani kelapa sawit di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Lamandau. “Dua hal yang menjadi keluhan petani adalah harga TBS yang turun drastis serta kepastian terhadap serapan TBS para petani kita."

Dari kunjungan tersebut, Bupati Lamandau menyampaikan bahwa pabrik pengolahan kelapa sawit yang ada hanya mampu menyerap TBS petani hingga kurang lebih dua minggu ke depan.

“Dalam situasi seperti ini, menurut pimpinan pabrik yang kita kunjungi, pabrik yang 100 persen menyerap TBS petani mampu menampung buah kelapa sawit hingga dua minggu kedepan, namun pabrik yang sebagian menampung hasil kebun inti hanya bertahan hingga tanggal 25 Mei,” jelasnya.

Ia menyebut, informasi yang diperoleh dari kunjungan ke pabrik pengolahan kelapa sawit tersebut akan ditindaklanjuti dengan menyampaikan ke Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal perkebunan untuk mendapatkan solusi terbaik bagi petani. “Fokus kita sekarang adalah terkait kepastian daya serap TBS petani, karena apabila daya tampung pabrik menipis dan daya olah terbatas ditambah situasi larangan ekspor saat ini, maka akan berdampak dengan sulitnya penyerapan TBS petani kita," katanya.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kendarai Vesmet, Pasangan...
Kendarai Vesmet, Pasangan Bacalon Hendra - Budiman Jadi Pendaftar Pertama di KPU Lamandau
Survei LSI Denny JA...
Survei LSI Denny JA di Pilkada Lamandau, Hendra Lesmana Unggul
Bupati Lamandau: Pendidikan...
Bupati Lamandau: Pendidikan Keterampilan Ciptakan Wirausahawan
Karnaval Festival Babukung...
Karnaval Festival Babukung di Lamandau Berlangsung di Pasar Induk Nanga Bulik
Festival Babukung Lamandau...
Festival Babukung Lamandau Bakal Digelar 28-30 November 2022
Bupati Lamandau Ajak...
Bupati Lamandau Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Pemilu 2024
Rekomendasi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Berita Terkini
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Infografis
Harga Batu Bara Sepekan...
Harga Batu Bara Sepekan Anjlok karena Permintaan Masih Lesu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved