Jalan Dago dan Jalur Tradisional Kerajaan Pajajaran

Senin, 22 Juni 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Masih di Dago atas, Belanda juga membangun Sanatorium yang dikelola oleh Netherlands Rode Kruis di seberang rumah peristirahatan Andre van der Brun. Kini gedung tersebut dikelola oleh Palang Merah Indonesia (PMI).

Pada kurun 1920-1940, pemerintah kolonial Hindia Belanda semakin giat melakukan pembangunan di kawasan Dago. Belanda membangun sarana pendidikan, seperti Techniche Hoogeschool te Bandoeng atau Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dibuka sejak 3 Juli 1920 dan menjadi perguruan teknik pertama di Hindia Belanda dan pembangunan SMAK Dago.

SMAK Dago memiliki bangunan terkenal, yaitu Lyceum Dago. Saat ini, bangunan SMAK Dago digunakan sebagai SMAN 1 Bandung. Sedangkan gedung Lyceum Dago berfungsi sebagai aula.

Ketika membangun Bandung, kawasan Bandung tengah jadi pusat pemerintahan, perkantoran, dan perdagangan. Sementara, kawasan Bandung utara yang dikenal dengan sebutan Dagostraat atau Dagoweg dibangun dengan fungsi hunian, pendidikan, dan kesehatan.

Pada 1921, berdiri sebuah rumah sakit besar, RS Santo Boromeus. Rumah sakit ini merupakan pengembangan dari Poliklinik Insulinde di tepi Jalan Dago, tak jauh dari kampus ITB.

Kini, Jalan Dago semakin berkembang. Jika sebelumnya, lebar trotoar hanya 3 meter, kini menjadi lebih dari 5 meter. Tak hanya itu, trotoar di sepanjang Jalan Dago dilengkapi dengan tempat duduk taman.

Jalan Dago dan Jalur Tradisional Kerajaan Pajajaran

Jalan Ir H Djuanda (Dago), Kota Bandung saat ini. Foto/Facebook

Lampu hias berdesain art deco terpasang di jalan ini dipadu dengan pot bunga maksuba berwarna merah. Pemandangan ini serasi dengan jejeran pohon-pohon besar yang tegak menjulang di sepanjang Jalan Dago.

Sejumlah factory outlet (FO), pertokoan, dan restoran, kini berdiri di Jalan Dago. Bangunan-bangunan bisnis komersil itu menawarkan wisata belanja dan kuliner bagi pendatang yang berkunjung ke Kota Bandung.

Setiap hari Minggu, Jalan Dago, terutama ruas dari pertempatan Cikapayang hingga Jalan Merdeka-RE Martadinata, menjadi lokasi car free day (CFD) atau hari tanpa kendaraan bermotor. Titik pusat CFD Dago berada di perempatan Cikapayang, di bawah flyover Pasupati yang selesai dibangun pada 2005.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Pawai Akbar Persib Juara...
Pawai Akbar Persib Juara Meriah, KDM Kibarkan Bendera Maung Bandung
Rekomendasi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Tom Holland Akhirnya...
Tom Holland Akhirnya Buka Suara, Akui Sudah Menikah dengan Zendaya
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved