Harus Hati-hati Mengeluarkan Fatwa, TGB: Obat Saja Harus Ada BBPOM
Senin, 16 Mei 2022 - 18:43 WIB
loading...
Ketua OIAA Indonesia, TGB HM Zainul Majdi dalam silaturahmi dengan OIAA Jawa Tengah (Jateng) di Kebumen menyinggung soal orang yang mudah mengeluarkan fatwa. Foto/Ist
A
A
A
KEBUMEN - Kontribusi alumni Universitas Al Azhar di tengah bangsa cukup strategis. Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia TGB HM Zainul Majdi dalam silaturahmi dengan OIAA Jawa Tengah (Jateng) di Kebumen menyinggung soal orang yang mudah mengeluarkan fatwa.
“Obat saja ada BPPOM (pengawas obat). Mana obat yang boleh dan tak boleh ditarik dari pasaran. Kalau alumni (Al Azhar) yang bicara bisa lebih diterima,” katanya di Pondok Pesantren Al Istiqomah (Yapika), Minggu (15/5/2022).
Baca juga: TGB: Pemimpin Harus Mendengar Beragam Aspirasi
Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini pun mendukung bila kemudian pemerintah mengeluarkan regulasi terkait dengan sertifikasi penceramah. Alumni Al Azhar diminta konsisten mengingatkan bila ada fatwa yang memicu perpecahan dan membuat satu sama lain menjauh.
“Kalau yang disampaikan oleh pemerintah mendapat penolakan. Maka tugas kita menjelaskan ke publik, karena akan lebih bisa diterima,” sambungnya.
“Obat saja ada BPPOM (pengawas obat). Mana obat yang boleh dan tak boleh ditarik dari pasaran. Kalau alumni (Al Azhar) yang bicara bisa lebih diterima,” katanya di Pondok Pesantren Al Istiqomah (Yapika), Minggu (15/5/2022).
Baca juga: TGB: Pemimpin Harus Mendengar Beragam Aspirasi
Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini pun mendukung bila kemudian pemerintah mengeluarkan regulasi terkait dengan sertifikasi penceramah. Alumni Al Azhar diminta konsisten mengingatkan bila ada fatwa yang memicu perpecahan dan membuat satu sama lain menjauh.
“Kalau yang disampaikan oleh pemerintah mendapat penolakan. Maka tugas kita menjelaskan ke publik, karena akan lebih bisa diterima,” sambungnya.
Lihat Juga :