Sempat Diambil Paksa, Tim Gugus Jemput Kembali Jenazah Pasien COVID-19
Sabtu, 20 Juni 2020 - 18:46 WIB
loading...
Tim Gugus Tugas COVID-19 Sulsel mengambil kembali jenazah pasien corona yang sebelumnya sempat diambil paksa oleh pihak keluarga. Foto/SINDOnews/Faisal Mustafa
A
A
A
MAKASSAR - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulsel menjemput kembali jenazah yang diambil paksa oleh keluarganya di salah satu rumah sakit di Kota Makassar pada Jumat (19/6/2020) kemarin.
Dengan dikawal petugas gabungan dari Kodam XIV Hasanuddin, Tim Gugus Tugas COVID-19 mendatangi kediaman almarhumah di Kompleks Hartaco Indah, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (20/6/2020).
Petugas sangat menyayangkan tindakan keluarga yang memaksakan untuk mengurus jenazah perempuan berinisial ATO (67). Padahal sesuai dengan surat keterangan hasil swab yang dikeluarkan oleh manajemen Rumah Sakit Universitas Islam Makassar bernomor 1285/LA. 1/RSUW-UIT/VI/2020 tanggal 19 Juni 2020 menyatakan yang bersangkutan positif COVID-19.
Akibat dari tindakan tersebut, membuat warga dan sebagian keluarga dekat almarhumah merasa cemas dan khawatir terjangkit. "Bagaimana ya, kasihan juga sebenarnya tapi kalau virus begini tidak kelihatan jadi takut juga jangan sampai kita tertular," ungkap seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Baca Juga: Tersangka Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara
Dengan dikawal petugas gabungan dari Kodam XIV Hasanuddin, Tim Gugus Tugas COVID-19 mendatangi kediaman almarhumah di Kompleks Hartaco Indah, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (20/6/2020).
Petugas sangat menyayangkan tindakan keluarga yang memaksakan untuk mengurus jenazah perempuan berinisial ATO (67). Padahal sesuai dengan surat keterangan hasil swab yang dikeluarkan oleh manajemen Rumah Sakit Universitas Islam Makassar bernomor 1285/LA. 1/RSUW-UIT/VI/2020 tanggal 19 Juni 2020 menyatakan yang bersangkutan positif COVID-19.
Akibat dari tindakan tersebut, membuat warga dan sebagian keluarga dekat almarhumah merasa cemas dan khawatir terjangkit. "Bagaimana ya, kasihan juga sebenarnya tapi kalau virus begini tidak kelihatan jadi takut juga jangan sampai kita tertular," ungkap seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Baca Juga: Tersangka Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara
Lihat Juga :