Wisuda Daring ala Unika Soegijapranata Raih Penghargaan Leprid
Sabtu, 20 Juni 2020 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya sangat mengapresiasi terobosan Unika, karena sudah dua kali melakukan kegiatan dengan menggunakan teknologi yang ada. “Sebelumnya pada 5 Mei 2020 Unika menggelar baca puisi terbanyak, 205 puisi karya civitas akademika Unika secara online dalam rangka hari pendidikan nasional. Kali ini menggelar wisuda dengan teknologi Face Tracking Animation. Jadi ini baru pertama kali ada di Indonesia,” ujarnya.
Seperti diberitakan SINDOnews, Unika Soegijapranata melakukan prosesi wisuda 536 mahasiswa secara daring dengan menggunakan teknologi Face Tracking Animation. Dimana wisudawan seakan-akan terlihat mengikuti acara wisuda secara langsung, meskipun sebetulnya merupakan campur tangan animasi.
Dengan teknologi tersebut, wisudawan seolah-olah berada di lokasi saat kegiatan. Dalam penyelenggaraan wisuda dengan teknologi Face Tracking Animation, Unika menggandeng dreamlight world media.
“Kami menyadari bahwa wisuda adalah kegiatan yang sangat penting dan memang merupakan penghargaan terakhir para mahasiswa. Oleh karena itu kami ingin mencari sesuatu yang baru, atau sesuatu yang lain yang belum dilakukan oleh universitas lain,” terang Rektor Unika Ridwan Sanjaya.
Sementara, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata Cecilia Titiek Murniati menyebutkan, wisuda virtual dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama untuk 335 wisudawan yang lulus Maret dilakukan pukul 09.00 WIB dan 201 Wisudawan yang lulus Juni pada pukul 13.00 WIB, sehingga total wisudawan hari ini mencapai 536.
Pihaknya menyadari bahwa menggantikan perasaan diwisuda secara langsung seperti sebelum pandemi COVID-19 tidaklah mudah, meskipun menggunakan teknologi ataupun video conference (vicon). Apalagi ketika wisudawan dipindah kucirnya oleh Rektor.
Seperti diberitakan SINDOnews, Unika Soegijapranata melakukan prosesi wisuda 536 mahasiswa secara daring dengan menggunakan teknologi Face Tracking Animation. Dimana wisudawan seakan-akan terlihat mengikuti acara wisuda secara langsung, meskipun sebetulnya merupakan campur tangan animasi.
Dengan teknologi tersebut, wisudawan seolah-olah berada di lokasi saat kegiatan. Dalam penyelenggaraan wisuda dengan teknologi Face Tracking Animation, Unika menggandeng dreamlight world media.
“Kami menyadari bahwa wisuda adalah kegiatan yang sangat penting dan memang merupakan penghargaan terakhir para mahasiswa. Oleh karena itu kami ingin mencari sesuatu yang baru, atau sesuatu yang lain yang belum dilakukan oleh universitas lain,” terang Rektor Unika Ridwan Sanjaya.
Sementara, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata Cecilia Titiek Murniati menyebutkan, wisuda virtual dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama untuk 335 wisudawan yang lulus Maret dilakukan pukul 09.00 WIB dan 201 Wisudawan yang lulus Juni pada pukul 13.00 WIB, sehingga total wisudawan hari ini mencapai 536.
Pihaknya menyadari bahwa menggantikan perasaan diwisuda secara langsung seperti sebelum pandemi COVID-19 tidaklah mudah, meskipun menggunakan teknologi ataupun video conference (vicon). Apalagi ketika wisudawan dipindah kucirnya oleh Rektor.
Lihat Juga :