Gugus Tugas Imbau Warga Jangan Takut Lakukan Rapid Test

Jum'at, 19 Juni 2020 - 17:03 WIB
loading...
Gugus Tugas Imbau Warga...
Ilustrasi rapid test
A A A
JAKARTA - Pemerintah semakin menggencarkan rapid test untuk menemukan kasus virus corona baru alias COVID-19. Namun, ada sejumlah warga justru takut untuk melakukan rapid test. Bahkan, di beberapa daerah terjadi penolakan pelaksanaan rapid test massal ini.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menegaskan rapid test ini tidak perlu ditakuti. Tes ini hanya proses skrining untuk menemukan kasus positif COVID-19. Penemuan kasus positif atau negatif alurnya sudah jelas. Kalau ditemukan reaktif maka akan langsung dilanjutkan pada swab test melalui metode polymerase chain reaction (PCR). Jika PCR negatif, bisa berkegiatan seperti biasa

"Kalau sudah negatif, ya sudah berarti bisa beraktivitas. Aktivitas yang memang diperbolehkan dan harus selalu menjalankan protokol kesehatan," jelas Wiku dalam diskusi 'Manfaat Rapid Test Pada Kondisi Saat Ini' di Media Center Gugus Tugas Graha BNPB, Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Wiku pun kembali menegaskan bahwa rapid test hanyalah proses skrining untuk memastikan memiliki kontak erat dengan riwayat positif COVID-19. "Jadi rapid test itu kan tujuannya sebenarnya skrining atau sebenarnya menapis. Jadi memastikan bahwa orang yang memiliki kontak erat, riwayat kontak erat dengan penderita. Itulah yang seharusnya dites, apakah yang bersangkutan itu terinfeksi atau tidak maka menggunakan rapid test."

Baca Juga: Masyarakat Tolak Rapid Test, Pj Wali Kota Makassar Minta Bantuan LPM
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asyik! Naik Kereta Jarak...
Asyik! Naik Kereta Jarak Jauh dari Stasiun di Jateng Cukup Gunakan Rapid Antigen
Langgar PPKM Darurat,...
Langgar PPKM Darurat, Acara Pernikahan di Semarang Dibubarkan Petugas
Gunakan Surat Rapid...
Gunakan Surat Rapid Palsu, 7 Orang Diamankan Polisi
Gegara Ada yang Positif,...
Gegara Ada yang Positif, Puluhan Pegawai Kecamatan Ngamprah Harus Swab Test
Wali Kota Sembuh dari...
Wali Kota Sembuh dari Covid, Satu Anggota Dewan Meninggal Dunia
Libur Panjang, Destinasi...
Libur Panjang, Destinasi Wisata Gresik Sediakan Rapid Test Gratis
Masuk Prolegnas 2022,...
Masuk Prolegnas 2022, Moeldoko Minta Tim Gugus Tugas RUU TPKS Lakukan Konsolidasi
Tes Antigen di Stasiun...
Tes Antigen di Stasiun Turun, Simak Ketentuan dan Jam Operasionalnya
Mulai 1 Januari 2022...
Mulai 1 Januari 2022 Tes Antigen di Stasiun Hanya Rp35.000
Rekomendasi
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved