Hindari Kasus BMT Banyumas Terulang, OJK dan BI Harus Gencar Sosialisasi Investasi Keuangan

Jum'at, 19 Juni 2020 - 12:58 WIB
loading...
Hindari Kasus BMT Banyumas...
ajaran Polsek Ajibarang, dan Polresta Banyumas, hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan investasi bodong yang dilakukan BMT Insan Mandiri di Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas.Foto/INews TV/Saladin Ayyubi
A A A
YOGYAKARTA - Kasus nasabah BMT di Banyumas yang kehilangan uang yang diinvestasikan hingga Rp5 miliar menjadi catatan besar bagi semua warga dan lembaga lembaga terkait.

Sangat penting dilakukan edukasi kepada masyarakat yang dilakukan ororitas jasa keuangan (OJK) serta Bank Indonesia (BI). (BACA JUGA: Ratusan Nasabah di Banyumas Histeris Mengetahui Uangnya Rp5 M Raib)

"Kasus BMT Banyumas hampir sama dengan kasus koperasi Pandawa. Jadi masyarakat tergiur hasil besar. Disini pentingnya edukasi dari OJK dan BI. Meskipun sudah dilakukan harus lebih masif lagi," ujar pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Eddy Junarsin kepada Sindonews pada Jumat (19/6/2020).

Menurutnya masyarakat harus disadarkan logika investasi. Jika investasi hasilnya sangat menggiurkan atau di luar nalar maka risikonya sangat tinggi juga. " Nah, risiko ini harus dipahamkan kepada masyarakat. OJK dan BI harus masif sosialisasi. Kuncinya disitu," katanya.

Selain itu, Eddy juga mengingatkan pentingnya melihat kredibilitas lembaga yang menawarkan investasi. Dalam kasus di Banyumas, dia melihat lembaga tersebut tidak kredibel. (BACA JUGA: Polresta Banyumas Belum Terima Laporan Kasus BMT Insan Mandiri)

"Jadi masyarakat memang penting dipahamkan atas lembaga lembaga keuangan yang kredibel," pungkas Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Apresiasi Keterlibatan...
Apresiasi Keterlibatan BI Jakarta, Bang Dul: Ini Role Model Indonesia
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Rekomendasi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved