Renungan Paskah Umat Kristiani, Ini Pesan Tokoh Agama di Papua

Sabtu, 16 April 2022 - 21:43 WIB
loading...
A A A
"Aksi penistaan, fitnah, iri hati, kebencian dan dendam sedang merajalela dalam hubungan antar manusia, suku, ras, agama, dan kelompok masyarakat baik secara horizontal maupun secara vertikal dengan pemerintah," tegasnya.

Menurutnya, kehidupan saat ini dipenuhi dengan keburukan komunikasi dan kecenderungan/pretensi untuk saling mengungguli (kalau tidak hendak disebut sebagai saling membantai satu sama lain).

Merayakan dan menjalani Minggu Paskah, lanjut dia, bukan sekedar merayakan atau menyelengarakan perayaan-perayaan gerejawi dengan ritus-ritus dan seremoni-seremoni yang panjang dan syahdu saja.

"Merayakan dan menjalani Minggu Paskah adalah saat terindah untuk memeriksa suasana batin dan membersihkannya dari semua beban perasaan dan pikiran-pikiran yang tidak mengandung berkat, kemudian mengisi kembali batin dan menyalakan nurani kemanusiaan yang suci, mulia, adil dan beradab sebagaimana diperlihatkan oleh Kristus ketika Ia berdoa “Ya Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan (Lukas 23:34 )," ucapnya.

Dia menambahkan, "Bukankah Tuhan mengajar kita untuk hidup kudus sebagai warga kerajaan Surgawi yang senantiasa mengamalkan nilai-nilai surgawi yaitu Kasih, Kebenaran, Keadilan, Damai, sejahtera dan suka cita oleh Roh Kudus ( Roma 14 ; 17 )".

Kehidupan beradab dan bermartabat di mana setiap orang mengamalkan dan menjunjung sikap penghargaan, penghormatan, kesamaan derajat dan saling mengutamakan serta toleransi berdasarkan kasih.

"Dengan kata lain, hidup Kudus adalah hidup dalam keseimbangan dengan sesama manusia dan alam sekitar (bandingkan Matius 25 : 40). Dengan memperingati sengsara dan salib Yesus Kristus sebagai puncak dari iman Kristiani, setiap pribadi Kristen menghayati arti dan makna dari kasih, pengampunan dan ketaatan," tukasnya.

Selain itu, pengampunan adalah sebuah tindak etis untuk merangkul kembali sesama yang terdepak dan terpinggirkan dari kehidupan kita oleh berbagai sebab; serta membalut semua luka batin, mencabut akar kepahitan dan melepaskan pengampunan tanpa syarat.

Sedangkan ketaatan adalah kehidupan dalam irama hidup yang serasi dan sepadan, seimbang adil dan bijaksana sesuai ajaran Krisus Yesus Tuhan kita (Titus 2 : 12).

"Itulah sebabnya puncak penyaliban didahului oleh tujuh minggu perenungan dan puasa batiniah. Dalam menghayati dan memaknai minggu–minggu sengsara, kematian dan kebangkitan Kristus, saya dapat menyampaikan beberapa pandangan yang dapat menjadi bahan perenungan bersama," turutnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved