Duel Maut 2 Sahabat Gegara Warisan, 1 Tewas Bersimbah Darah
Sabtu, 16 April 2022 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
“Tak lama berselang, sekitar pukul 21.00 Wita tersangka AK datang ke rumah AS dan langsung gabung minum tuak bersama dimana tersangka duduk di samping kiri korban, lalu korban menyerahkan satu gelas tuak untuk tersangka minum,” terang Nur Sultan.
Sementara asik minum tuak, AS dan korban bercerita tentang masalah tanah milik korban yang terletak di Dusun Busi-Busi Desa Puuwonua, warisan dari ayah sang korban kepada pelaku. Diketahui ibu dan ayah korban telah bercerai, namun ibu korban meminta surat-surat tanah tersebut kepada korban untuk diambil.
Sekitar pukul 21.25 Wita AS masuk ke dalam rumahnya untuk mencuci gelas karena minuman tuak telah habis. saat itu tersangka juga hendak pulang ke rumahnya dengan berjalan menuju motornya yang di parkir di depan rumah AS.
“Korban memanggil tersangka agar kembali ke teras rumah AS dengan berkata 'Sini ko dulu' lalu tersangka pun kembali ke teras rumah tersebut dan korban berkata kepada tersangka 'Jangan sampai kamu sama kakakku (Sudirman) sekongkolkan saya masalah itu tanah” (Karena tersangka sering bersama dengan Sudirman sehingga dituduh seperti itu), lalu tersangka menjawab 'tidak, saya tidak mau ikut campur masalahmu," jelasnya.
Baca: 3 Bulan Pisah Ranjang, Suami Tiba-tiba Bakar Istri dan Bayi Usia Sebulan hingga Tewas.
Akibat pengaruh minuman keras, Sekitar pukul 21.30 wita saat korban dan tersangka berhadapan, korban langsung mencabut parang kecil yang ia sarungkan di pinggangnya bersiap menyerang tersangka,
Sementara asik minum tuak, AS dan korban bercerita tentang masalah tanah milik korban yang terletak di Dusun Busi-Busi Desa Puuwonua, warisan dari ayah sang korban kepada pelaku. Diketahui ibu dan ayah korban telah bercerai, namun ibu korban meminta surat-surat tanah tersebut kepada korban untuk diambil.
Sekitar pukul 21.25 Wita AS masuk ke dalam rumahnya untuk mencuci gelas karena minuman tuak telah habis. saat itu tersangka juga hendak pulang ke rumahnya dengan berjalan menuju motornya yang di parkir di depan rumah AS.
“Korban memanggil tersangka agar kembali ke teras rumah AS dengan berkata 'Sini ko dulu' lalu tersangka pun kembali ke teras rumah tersebut dan korban berkata kepada tersangka 'Jangan sampai kamu sama kakakku (Sudirman) sekongkolkan saya masalah itu tanah” (Karena tersangka sering bersama dengan Sudirman sehingga dituduh seperti itu), lalu tersangka menjawab 'tidak, saya tidak mau ikut campur masalahmu," jelasnya.
Baca: 3 Bulan Pisah Ranjang, Suami Tiba-tiba Bakar Istri dan Bayi Usia Sebulan hingga Tewas.
Akibat pengaruh minuman keras, Sekitar pukul 21.30 wita saat korban dan tersangka berhadapan, korban langsung mencabut parang kecil yang ia sarungkan di pinggangnya bersiap menyerang tersangka,
Lihat Juga :