Tim SAR Gabungan Kembali Lanjutkan Pencarian Bocah yang Hilang Tertimpa Longsor di KBB
Sabtu, 16 April 2022 - 10:43 WIB
loading...
Pencarian Erpan Mustopa (8) warga Kampung Cilengkong, RT 01/17, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Bandung Barat, yang hilang karena tertimpa longsor dan terseret arus sungai kembali dilanjutkan, Sabtu (16/4/2022). SINDOnews/Adi
A
A
A
BANDUNG BARAT - Pencarian Erpan Mustopa (8) warga Kampung Cilengkong, RT 01/17, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Bandung Barat (KBB), yang hilang karena tertimpa longsor dan terseret arus sungai kembali dilanjutkan, Sabtu (16/4/2022).
Pencarian sudah mulai dilakukan mulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan personel tim SAR gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, relawan, unsur TNI/Polri, tambahan personel dari Basarnas, serta dibantu masyarakat sekitar.
"Pencarian kembali dilanjutkan hari ini dengan kembali menggali lokasi longsor dan menyusuri sungai," kata Kepala Desa Sukaresmi, Judin Setiawan, saat dikonfirmasi.
Dirinya berharap pada pencarian hari kedua ini bisa didukung alat yang lebih memadai untuk melakukan proses pencarian korban. Sebab kendala dalam proses pencarian adalah akses jalan utama yang tertutup material longsor hingga menyebabkan kampung yang berbatasan dengan Kabupaten Cianjur itu terilosir.
"Kendala selain cuaca adalah peralatan yang kurang memadai. Tapi kita akan terus berusaha mencari dulu di dekat lokasi dua korban selamat ditemukan," tuturnya.
Pencarian sudah mulai dilakukan mulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan personel tim SAR gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, relawan, unsur TNI/Polri, tambahan personel dari Basarnas, serta dibantu masyarakat sekitar.
"Pencarian kembali dilanjutkan hari ini dengan kembali menggali lokasi longsor dan menyusuri sungai," kata Kepala Desa Sukaresmi, Judin Setiawan, saat dikonfirmasi.
Dirinya berharap pada pencarian hari kedua ini bisa didukung alat yang lebih memadai untuk melakukan proses pencarian korban. Sebab kendala dalam proses pencarian adalah akses jalan utama yang tertutup material longsor hingga menyebabkan kampung yang berbatasan dengan Kabupaten Cianjur itu terilosir.
"Kendala selain cuaca adalah peralatan yang kurang memadai. Tapi kita akan terus berusaha mencari dulu di dekat lokasi dua korban selamat ditemukan," tuturnya.
Lihat Juga :