Tebing Setinggi 20 Meter Longsor, 10 Rumah Warga di KBB Rusak Berat
Sabtu, 16 April 2022 - 07:06 WIB
loading...
Bencana tanah longsor dan banjir bandang melanda permukiman penduduk di Kampung Cilengkong, RT 01 dan 02 RW 17, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Bencana tanah longsor dan banjir bandang melanda permukiman penduduk di Kampung Cilengkong, RT 01 dan 02 RW 17, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Peristiwa yang terjadi pada Kamis (14/4/2022) malam itu mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak berat.
Selain itu, akses jalan rusak dan area lahan pertanian warga gagal panen karena tersapu banjir yang membawa lumpur. "Banjir bandang dan longsor itu dipicu oleh hujan deras yang turun sejak jam tujuh sampai sembilan malam," kata Kepala Desa Sukaresmi, Judin Setiawan, Jumat (15/4/2022). Baca juga: Longsor Terjang Rumah di Sukabumi, 4 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Menurutnya, akibat hujan itu sebuah tebing setinggi 20 meter longsor menerjang rumah warga yang ada di bawahnya. Selain itu ada juga titik longsoran lainnya yang terpencar di sekitar 10 lokasi dengan intensitas longsor kecil hingga sedang.
Berdasarkan hasil pendataan yanh telah dilakukan pihaknya, bencana tersebut menyebabkan 10 rumah rusak berat, tiga hektare lahan pertanian hancur dan tak bisa dipanen, serta sejumlah akses jalan utama warga rusak.
Selain itu, akses jalan rusak dan area lahan pertanian warga gagal panen karena tersapu banjir yang membawa lumpur. "Banjir bandang dan longsor itu dipicu oleh hujan deras yang turun sejak jam tujuh sampai sembilan malam," kata Kepala Desa Sukaresmi, Judin Setiawan, Jumat (15/4/2022). Baca juga: Longsor Terjang Rumah di Sukabumi, 4 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Menurutnya, akibat hujan itu sebuah tebing setinggi 20 meter longsor menerjang rumah warga yang ada di bawahnya. Selain itu ada juga titik longsoran lainnya yang terpencar di sekitar 10 lokasi dengan intensitas longsor kecil hingga sedang.
Berdasarkan hasil pendataan yanh telah dilakukan pihaknya, bencana tersebut menyebabkan 10 rumah rusak berat, tiga hektare lahan pertanian hancur dan tak bisa dipanen, serta sejumlah akses jalan utama warga rusak.
Lihat Juga :