Jenderal Sudirman, Panglima Besar yang Pimpin Perang Gerilya dengan 1 Paru-paru

Kamis, 14 April 2022 - 05:04 WIB
loading...
A A A
Begitu tingginya semangat bela negara Pak Dirman, hingga muncul ungkapan bahwa Sudirman memimpin perang dengan satu paru-paru. Meski hanya satu paru-paru, ditambah keterbatasan fasilitas perang, obat-obatan dan makanan pengabdian Pak Dirman total. Sudirman yang tidak sehat namun masih mampu memimpin perang dan membuat Belanda kelimpungan.

Heroisme Jenderal Sudirman pada masa perang gerilya bahkan dikisahkan dari mulut ke mulut dan menjadi cerita rakyat yang mengandung unsur mistis. Dikisahkan bahwa Pak Dirman memiliki kesaktian sehingga sulit dilacak pasukan Belanda.

Setelah memimpin perang gerilya dari akhir 1948 hingga pertengahan 1949, kesehatan Sudirman makin memburuk. Sang Panglima Besar ini akhirnya mangkat pada 29 Januari 1950, tepat pada usia masih muda, yaitu 34 tahun. Meski mati muda, ia telah menorehkan warisan spektakuler, yaitu semangat juang tanpa kenal lelah.

Dia telah menunjukkan keteguhan tekad dalam membela negara, meski tubuh direnggut penyakit kronis. Pak Dirmna adalah Panglima Besar pertama, sebuah predikat yang layak disandang oleh peribadi sederhana, tapi berjiwa besar. Tidak berlebihan, ketika pada 1997, pemerintah menganugerahi dia pangkat Jenderal Bintang Lima. Karena jasa-jasanya, Pak Dirman digelar sebagai Bapak TNI.

Dengan menjadi Jenderal Besar, Sudirman pun bersanding sejajar bersama jenderal legendaris dunia seperti Vo Nguyen Giap (Vietnam), Georgy Zhukov (Uni Soviet), Douglas McArthur (Amerika Serikat), maupun Erwin Rommel (Jerman).
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved