2.700 Personel Gabungan Siap Amankan Demonstrasi di Makassar

Minggu, 10 April 2022 - 19:49 WIB
loading...
2.700 Personel Gabungan...
Sejumlah mahasiswa saat melakukan aksi unjukrasa di Makassar mengangkat sejumlah isu. Foto: Sindonews/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Sekitar 2.700 personel gabungan Polri dan TNI, disiapkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang bakal digelar Mahasiswa di sejumlah titik di Makassar Senin, (11/04/2022).

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando mengatakan, ada sekitar 2.700 personel Polri gabungan TNI dan Pemkot yang akan mengawal aksi demontrasi elemen mahasiswa di Makassar.

Baca Juga: Mahasiswa di Makassar Demo Tolak Kedatangan Jokowi

''Jadi ada 2.700 personel gabungan itu ada ditempatkan di 12 titik lokasi aksi, namun masih terus berkembang. Pastinya Polri dan instansi terkait akan maksimal dalam mengamankan aksi sehingga semuanya berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif,” kata Lando, Minggu (10/4/22).

Dirinya bilang, Polri akan melaksanakan pengamanan secara persuasif humanis. Polri mengharapkan agar semuanya mentaati semua ketentuan yang berlaku. dia juga menegaskan agar mahasiswa tidak ada yang menggunakan senjata tajam apa lagi menggunakan senjata api. Masyarakat diharapkan untuk selalu berhati-hati dan waspada bila akan melewati titik aksi, dan selalu mengikuti perkembangan.

''Kita tetap melakukan pengamanan dengan persuasif humanis, tidak ada kekerasan karna kita hadapi ini adalah adik adik kita yang menyampaikan pendapat, itu dijamin undang undang, dan menjaga kondusifitas tidak melakukan gangguan ketertiban umum. apalagi dibulan puasa," tutur AKP Lando.

Sementara dalam mengantisipasi kemacetan yang merupakan dampak dari aksi unjuk rasa, Satuan Lalulintas Polrestabes Makassar, bakal melakukan pengaturan dan pengalihan arus Lalulintas dalam menghindari kemacetan di beberapa titik aksi.

Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda menyebut, untuk antisipasi kemacetan dampak unjuk rasa, dengan pola pengaturan dan pengalihan arus dibeberapa titik bila diperlukan, namun sifatnya situasional. Dirinya pun menurunkan sekitar 250 orang personelnya dalam pengaturan lalu lintas.

''Kita menurunkan sekitar 250 personil Satlantas. Terkhusus area sekitar Fly Over, kami berupaya jalur Barat ke Timur dan Timur ke Barat dapat menggunakan Fly Over. Namun untuk jalur di bawah Fly Over diperkirakan akan ditutup,'' sebut Zulanda, kepada SINDO, Minggu (10/4/22).

Dirinya pun menyampaikan, sebagai alternatif warga yang hendak ke Jalan AP Petarani dari Jalan Urip Sumoharjo, dapat melalui Jalan Racing Center lanjut Jalan Adyaksa lalu masuk ke Jalan Boulevard.

Kemudian yang dari Jalan AP Petarani, karena area bawah Fly Over ditutup bisa melalui Jalan Mancini Raya, Jalan Pelita atau Jalan Alaudin lanjut ke Jalan Veteran.

Baca Juga: Relawan Jokowi: Jangan Demo Anarkistis, Lakukan Uji Materi ke MK

''Besok Ditlantas dan Satlantas akan berkolaborasi bersama dalam mengantisipasi kemacetan, begitu juga dari rekan Dishub akan membantu bersama dalam mengurai kemacetan,'' lanjutnya.

Diketahui hasil konsolidasi dan kesepakatan yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) termasuk di Makassar, akan turut demo dengan sejumlah isu yang diangkat.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidak, Kapolres Pelabuhan...
Sidak, Kapolres Pelabuhan Priok Pastikan Kesiapan Pos Pengamanan Nataru
Kerahkan 3.572 Personel,...
Kerahkan 3.572 Personel, Polri Amankan Event MotoGP Mandalika 2025 Tanpa Insiden
Komjen Pol Fadil Imran...
Komjen Pol Fadil Imran Pimpin Patroli Udara Pastikan Pengamanan MotoGP Mandalika 2025
Haul ke-270 Mbah Priok...
Haul ke-270 Mbah Priok Berlangsung Khidmat, Kapolres: Terima Kasih Masyarakat
Polres Priok dan Pemangku...
Polres Priok dan Pemangku Kepentingan Bahas Persiapan Pengamanan Haul Mbah Priok
Warga Antusias Menyaksikan...
Warga Antusias Menyaksikan Kemeriahan HUT ke-80 RI dan Apresiasi Kinerja Pengamanan
Proyeksi Nataru 2026,...
Proyeksi Nataru 2026, Kapolri-Menhub Fokus Pengamanan Jalur dan Cuaca Ekstrem
Puncak Peringatan HUT...
Puncak Peringatan HUT ke-80 RI Berlangsung Aman dan Lancar
Peringatan HUT ke-80...
Peringatan HUT ke-80 RI, Senyum Polantas Jadi Marka Utama Operasi Merdeka Jaya
Rekomendasi
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Berita Terkini
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved