Kronologi Polisi Babak Belur Korban Keberingasan Konvoi Rombongan PSHT di Jember
Selasa, 23 Juli 2024 - 08:31 WIB
loading...
Anggota Polsek Kaliwates Aipda Parmanto Indra Jaya mengalami luka di bagian wajah usai dikerotok pendekar silat PSHT di Jember. Foto: iNews TV/Bambang Sugiarto
A
A
A
JEMBER - Konvoi perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jember, berakhir dengan tragedi. Seorang polisi yang sedang melakukan pengamanan di kawasan tersebut menjadi korban pengeroyokan.
Alhasil, anggota Polsek Kaliwates Aipda Parmanto Indra Jaya mengalami luka di bagian wajah dan harus dilarikan ke rumah sakit. “Kami sangat menyayangkan kasus ini, dan tetap mengusut kasus ini,” kata Kapolsek Kaliwates Kompol Nur Hadi, Selasa (23/7/2024).
Kejadian itu bermula saat Aipda Parmanto Indra Jaya saat sedang melakukan pengamanan dan mengatur konvoi, ia tiba-tiba dikeroyok dan dilempari batu oleh oknum anggota PSHT. Meskipun mengenakan seragam polisi, para pelaku tidak bergeming.
Baca Juga: Polisi Kesulitan Tangkap Penyewa Mobil yang Aniaya Bos Rental hingga Tewas di Pati
Bahkan rombongan itu tetap melakukan kekerasan hingga Parmanto mengalami luka di bagian wajahnya. Ia kemudian dirujuk ke RSU Kaliwates Jember untuk mendapatkan perawatan. “Tiba-tiba diserang, padahal sedang melakukan pengamanan,” ungkapnya.
Alhasil, anggota Polsek Kaliwates Aipda Parmanto Indra Jaya mengalami luka di bagian wajah dan harus dilarikan ke rumah sakit. “Kami sangat menyayangkan kasus ini, dan tetap mengusut kasus ini,” kata Kapolsek Kaliwates Kompol Nur Hadi, Selasa (23/7/2024).
Kejadian itu bermula saat Aipda Parmanto Indra Jaya saat sedang melakukan pengamanan dan mengatur konvoi, ia tiba-tiba dikeroyok dan dilempari batu oleh oknum anggota PSHT. Meskipun mengenakan seragam polisi, para pelaku tidak bergeming.
Baca Juga: Polisi Kesulitan Tangkap Penyewa Mobil yang Aniaya Bos Rental hingga Tewas di Pati
Bahkan rombongan itu tetap melakukan kekerasan hingga Parmanto mengalami luka di bagian wajahnya. Ia kemudian dirujuk ke RSU Kaliwates Jember untuk mendapatkan perawatan. “Tiba-tiba diserang, padahal sedang melakukan pengamanan,” ungkapnya.
Lihat Juga :