Nekat Curi Dana BLT Rp163,5 Juta di Kantor Pos Buat Main Saham
Kamis, 18 Juni 2020 - 15:56 WIB
loading...
Nanda (24) pelaku pencurian uang dana bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Pos Sungai Buah, Sei Selayur, Kalidoni Palembang, berhasil ditangkap. Foto iNews TV/Firdaus
A
A
A
PALEMBANG - Nanda (24) pelaku pencurian uang dana bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Pos Sungai Buah, Sei Selayur, Kalidoni Palembang , berhasil ditangkap. Sebelumnya Nanda yang merupakan tenaga bantuan harian lepas di Kantor Pos Sungai Buah, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang mencuri uang sebesar Rp163,5 juta yang merupakan bantuan warga terdampak COVID 19.
Padahal rencananya uang tersebut akan dibagikan kepada warga yang terkena dampak dari pandemi COVID-19 di Kota Palembang.
Kapolsek Kalidoni AKP Irene menjelaskan, Nanda yang biasa ikut membantu orang tuanya di kantor pos tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Kalidoni Palembang. (Baca: Lima Daerah di Sumsel Bisa Memulai Kembali Aktivitas Sekolah)
Pelaku mengaku uang tersebut diambilnya dari salah satu ruangan dengan menggunakan kunci. Kemudian dia keluar dan menyimpan uang didalam jok sepeda motornya sambil meninggalkan kantor pos.
“Pelaku nekat mencuri uang lantaran dirinya butuh uang karena terbiasa bermain saham investasi secara online. Pelaku mentransfer cash uang itu untuk deposite permainan investasi saham,” kata Kapolsek.
Padahal rencananya uang tersebut akan dibagikan kepada warga yang terkena dampak dari pandemi COVID-19 di Kota Palembang.
Kapolsek Kalidoni AKP Irene menjelaskan, Nanda yang biasa ikut membantu orang tuanya di kantor pos tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Kalidoni Palembang. (Baca: Lima Daerah di Sumsel Bisa Memulai Kembali Aktivitas Sekolah)
Pelaku mengaku uang tersebut diambilnya dari salah satu ruangan dengan menggunakan kunci. Kemudian dia keluar dan menyimpan uang didalam jok sepeda motornya sambil meninggalkan kantor pos.
“Pelaku nekat mencuri uang lantaran dirinya butuh uang karena terbiasa bermain saham investasi secara online. Pelaku mentransfer cash uang itu untuk deposite permainan investasi saham,” kata Kapolsek.
Lihat Juga :