Tangis Ibu Korban Diksar Maut Menwa UNS Pecah di PN Solo saat Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Senin, 04 April 2022 - 17:31 WIB
loading...
Tangis Ibu Korban Diksar Maut Menwa UNS Pecah di PN Solo saat Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara
Endang, ibu kandung Gilang Endi Saputra korban Diksar Maut Menwa UNS dipapah keluar PN Solo saat sidang vonis dengan terdakwa Nanang Fahrizal Maulana dan Faizal Pujut Juliono, Senin (4/4/2022). Foto/iNews TV/Septyantoro
A A A
SOLO - Pengadilan Negeri (PN) Solo, Jawa Tengah menggelar sidang vonis kasus Diksar Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang menewaskan mahasiswa Gilang Endi Saputra dengan terdakwa Nanang Fahrizal Maulana (22) dan Faizal Pujut Juliono (22), Senin (4/4/2022).

Keluarga korban yang berjumlah sekitar 12 orang ikut menghadiri sidang vonis di PN Solo. Vonis dipimpin oleh Ketua PN Solo, Suprapti dihadiri jaksa penuntut umum (JPU) dan juga kuasa hukum terdakwa serta sejumlah pengunjung.

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Tewasnya Gilang Mahasiswa UNS saat Diklatsar Menwa

Sementara kedua terdakwa, Nanang Fahrizal Maulana (22) dan Faizal Pujut Juliono (22) mengikuti sidang putusan lewat zoom.

Endang, ibunda Gilang Endi Saputra korban Diksar Menwa UNS yang ikut hadir dalam sidang terlihat menangis saat salah satu majelis hakim membacakan perihal kronologi kejadian.

Saat pembacaan putusan atau vonis, ibunda Gilang yang menangis semakin menjadi dan terpaksa disuruh diajak keluar oleh majelis hakim. Hal itu lantaran ibunda Gilang menangis di dalam ruang sidang.

Sidang putusan juga dihadiri para mahasiswa UNS yang merupakan teman-teman Gilang. Namun mereka hanya bisa menunggu di luar ruang sidang.

Baca juga: Kantor Menwa UNS Digeledah, Polisi Sita 8 Jenis Barang Bukti

Kedua terdakwa oleh ketua PN Solo, Suprapti dijatuhi hukuman 2 tahun penjara. Sebelumnya JPU menuntut kedua terdakwa dengan hukuman tujuh tahun penjara.



Terkait putusan mejelis hakim, ayah Gilang Endi Saputra, Sunardi mengaku kecewa dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. "Menyebabkan orang meninggal hanya dihukum dua tahun penjara, saya gak bisa ngomong apa-apa," ujarnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1499 seconds (10.101#12.26)