Kucing Emas Langka Terjerat Perangkap Babi Hutan di Agam
Kamis, 18 Juni 2020 - 06:57 WIB
loading...
A
A
A
Dokter hewan TMSBK Bukittinggi, Syefrizal menyebutkan, petugas terpaksa membius binatang buas itu, untuk memudahkan proses evakuasi dari jerat babi hutan. "Kita berhasil menyelamatkan kucing emas dengan kondisi terjerat, kaki depannya sudah membengkak dihinggapi lalat," ungkapnya.
Dia juga menyebutkan, saat ini satwa langka yang masuk dalam kategori hewan buas tersebut, sudah dievakuasi ke TMSBK Bukittinggi, untuk dilakukan observasi selama satu minggu sampai kondisinya pulih. "Semoga tidak sampai dilakukan tindakan amputasi," tegasnya.
(Baca juga: Ironis, 5 Nenek-Nenek di Padang Ditangkap saat Sedang Berjudi )
Salah satu warga Pauh Kamang, Zul menyebutkan, jerat untuk babi hutan tersebut dipasang sejak dua hari lalu. Warga yang melintas untuk pergi ke ladang kaget melihat keberadaan satwa tersebut. "Kucing emas ini sering terlihat di kawasan hutan, tetapi tidak pernah mengganggu warga," ungkapnya.
Kepala BKSDA Resort Bukittinggi, Vera Chiko mengungkapkan, satwa langka dilindungi tersebut diduga masuk jerat pada pagi hari saat hendak menuju sungai untuk mencari minum. "Lokasi aliran sungai berada tidak jauh dari jerat babi hutan itu," tuturnya.
Dia juga menyebutkan, saat ini satwa langka yang masuk dalam kategori hewan buas tersebut, sudah dievakuasi ke TMSBK Bukittinggi, untuk dilakukan observasi selama satu minggu sampai kondisinya pulih. "Semoga tidak sampai dilakukan tindakan amputasi," tegasnya.
(Baca juga: Ironis, 5 Nenek-Nenek di Padang Ditangkap saat Sedang Berjudi )
Salah satu warga Pauh Kamang, Zul menyebutkan, jerat untuk babi hutan tersebut dipasang sejak dua hari lalu. Warga yang melintas untuk pergi ke ladang kaget melihat keberadaan satwa tersebut. "Kucing emas ini sering terlihat di kawasan hutan, tetapi tidak pernah mengganggu warga," ungkapnya.
Kepala BKSDA Resort Bukittinggi, Vera Chiko mengungkapkan, satwa langka dilindungi tersebut diduga masuk jerat pada pagi hari saat hendak menuju sungai untuk mencari minum. "Lokasi aliran sungai berada tidak jauh dari jerat babi hutan itu," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :