Dewan Temukan Karyawan PT SGS Tak Dilengkapi APD dalam Area Pabrik

Minggu, 03 April 2022 - 19:28 WIB
loading...
Dewan Temukan Karyawan...
Aparat Kepolisian saat melakukan olah TKP tewasnya karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu. Foto: Istimewa
A A A
LUWU - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu , menemukan aktivitas kerja karyawan di area pabrik tripleks PT Sumber Graha Sejahtera (SGS), tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).

Ketua Komisi II DPRD Luwu , Andi Mammang, usai kunjungan ke lokasi pabrik di mana salah satu karyawannya bernama Nurhidayah, mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, menyampaikan, mereka menemukan sejumlah karyawan tidak dilengkapi APD.

Baca Juga: Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin

"Setelah kami masuk (lokasi pabrik) memantau, kami sarankan kepada pihak perusahaan, yang pada saat itu kami didampingi Manager SDM, Andi Asing, saya sampaikan tenaga kerja di pabrik harus dilengkapi APD karena kami lihat, seharusnya karyawan itu memakai helm dan memaki sepatu safety," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, memperkerjakan orang harus betul-betul memperhatikan keselamatan karyawan. "Ada sebagian yang tidak menggunakan atau memaki helm dan sepatu safety," lanjut Legislator Partai Gerindra ini.

Dirinya kemudian menjelaskan, sebelum kejadian di PT SGS, DPRD Luwu , memang telah berencana melakukan kunjungan kerja ke perusahaan milik Sampoerna Group tersebut.

Kunjungan itu merupakan telah diagendakan Komisi II DPRD Luwu sebelumnya, termasuk ke sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Luwu, diantaranya perusahaan Smalter PT BMS dan perusahaan tambang emas PT Masmindo di Kecamatan Latimojong.

Disampaikan Andi Mammang, sebelum mereka masuk ke lokasi pabrik, di mana karyawan kerja, mereka melakukan pertemuan dengan Management PT SGS di kantornya di lantai 2. Hadir saat itu, dari Disnaker Kabupaten Luwu dan Disnaker Provinsi, serta dari pihak perusahaan sendiri ada beberapa perwakilan diantaranya Manager SDM, Andi Asing.

Disebutkan Andi Mammang, dalam pertemuan ini, kepada pihak perusahaan telah disampaikan untuk melengkapi tenaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3.

"Kami bersama dengan Disnaker telah menyampaikan jika perusahaan tersebut masih kurang K3 sehingga kami sarankan, salah satunya memenuhi septy standar, memenuhi K3 untuk keselamatan kerja, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Selidiki Unsur Kelalaian Kasus Tewasnya Karyawan Pabrik Kayu Lapis

Komisi II menyampaikan akan tetap memantau dan akan berkoordinasi dengan Disnaker. Bahkan Komisi II akan rapat internel dan kemungkinan akan memanggil pihak perusahaan mempertanyakan perihal rekomendasi mereka, yakni penambahan atau peningkatan K3 dan melengkapi APD karyawan.

"Kalau dilihat, Almarhumah ini, dia kan menuminggal pada saat tidak memakai helm, seharusnya waktu itu di area seperti harus pakai helm. Tetapi memang di satu sisi lagi, Almarhum melakukan pembersihan bukan di jam pembersihan," ujarnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Indramayu pada Hari Buruh, Diduga Ada Pelanggaran Standar K3
4 Pekerja Proyek di...
4 Pekerja Proyek di Tanjung Barat Tewas, 3 Lainnya Sesak Napas
Pria Tewas Terlindas...
Pria Tewas Terlindas Forklift di Cilincing, Operator Diamankan Polisi
Keluarga Almarhum Mitra...
Keluarga Almarhum Mitra Kerja PLTU Ketapang Terima Santunan
Cegah Kecelakaan Kerja,...
Cegah Kecelakaan Kerja, PLTU Sukabangun Komitmen Perkuat Pengawasan
Buruh Pabrik di Lampung...
Buruh Pabrik di Lampung Tewas Terjatuh ke Mesin Pencacah Kayu
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Perluas Perlindungan...
Perluas Perlindungan Pekerja, Pemerintah Beri Diskon 50% buat Iuran JKK-JKM
Implementasi HSE, Tracon...
Implementasi HSE, Tracon Industri Catatkan 23 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan
Rekomendasi
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved