Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Jum'at, 01 April 2022 - 18:57 WIB
loading...
Insiden kecelakaan kerja terjadi di area pabrik kayu lapis milik PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu, Jumat, (1/4/2022). Foto: Sindonews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Insiden kecelakaan kerja terjadi di area pabrik kayu lapis milik PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu, Jumat, (1/4/2022) sekira pukul 02.30 dini hari.
Kecelakaan ini mengakibatkan karyawan bernama Nurhidayah (41), meninggal dunia. Korban mengalami luka pada bagian kepala setelah rambutnya tertarik masuk dalam mesin Reling Continus Drayer yang sedang berputar.
Baca Juga: Mahasiswa UMM Ciptakan Sarung Tangan Pencegah Kecelakaan Kerja
"Dari keterangan saksi bahwa korban sementara menyapu di bawah mesin yang sedang nyala atau bekerja. Kemudian tanpa sengaja kerudung korban menyentuh dan tertarik oleh mesin Reling Continus Drayer yang sedang berputar," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan.
Sehingga kata dia, rambut dan kepala korban ikut tertarik dan terbentur, lalu kerudung korban terlilit pada leher korban dan susah bernafas.
Meski sempat mendapat pertolongan oleh karyawan lain, dengan segera mematikan mesin, kata dia, namun nyawa korban tidak bisa tertolong.
"Korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Bua, namun tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Adapun luka yang di alami korban yakni tanda hitam melingkar dileher seperti lilitan," ujar Kasat Reskim.
Kecelakaan ini mengakibatkan karyawan bernama Nurhidayah (41), meninggal dunia. Korban mengalami luka pada bagian kepala setelah rambutnya tertarik masuk dalam mesin Reling Continus Drayer yang sedang berputar.
Baca Juga: Mahasiswa UMM Ciptakan Sarung Tangan Pencegah Kecelakaan Kerja
"Dari keterangan saksi bahwa korban sementara menyapu di bawah mesin yang sedang nyala atau bekerja. Kemudian tanpa sengaja kerudung korban menyentuh dan tertarik oleh mesin Reling Continus Drayer yang sedang berputar," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan.
Sehingga kata dia, rambut dan kepala korban ikut tertarik dan terbentur, lalu kerudung korban terlilit pada leher korban dan susah bernafas.
Meski sempat mendapat pertolongan oleh karyawan lain, dengan segera mematikan mesin, kata dia, namun nyawa korban tidak bisa tertolong.
"Korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Bua, namun tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Adapun luka yang di alami korban yakni tanda hitam melingkar dileher seperti lilitan," ujar Kasat Reskim.
Lihat Juga :