Sejumlah Proyek Infrastruktur Strategis Jabar Mulai Digarap 2022, Cek Daftarnya
Minggu, 03 April 2022 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
"BUMD Jasa Sarana dianugerahi penghargaan TOP CSR Awards 2022 di kategori #3 dan dinilai cukup berhasil dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Community Development yang efektif dan berkualitas," katanya.
Hanif menambahkan, pelaksanaan program TJSL dilakukan sejalan dengan misi perseroan, yakni dapat memberikan multiplier effect, baik bagi masyarakat Jabar maupun membantu pertumbuhan ekonomi Jabar serta memaksimalkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil optimistis kondisi pandemi COVID-19 akan membaik di 2022 dan siap menggenjot pembangunan infrastruktur.
"Tahun 2022 ini, Insya Allah, kita bisa melewati pandemi ini," ujar Ridwan Kamil, Sabtu (5/3/2022) lalu.
Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, selama dua tahun terakhir, pembangunan infrastruktur di Jabar sempat terhenti menyusul refocusing anggaran yang terpaksa harus dilakukan untuk penanganan pandemi. Bahkan, Jabar sempat kehilangan pendapatan sekitar Rp5 triliun karena pembatasan aktivitas perekonomian.
"Kami hilang Rp5 triliun oleh COVID-19 yang seharusnya itu untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya karena anggarannya ditarik dulu untuk menyelamatkan nyawa dan bansos," katanya.
Hanif menambahkan, pelaksanaan program TJSL dilakukan sejalan dengan misi perseroan, yakni dapat memberikan multiplier effect, baik bagi masyarakat Jabar maupun membantu pertumbuhan ekonomi Jabar serta memaksimalkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil optimistis kondisi pandemi COVID-19 akan membaik di 2022 dan siap menggenjot pembangunan infrastruktur.
"Tahun 2022 ini, Insya Allah, kita bisa melewati pandemi ini," ujar Ridwan Kamil, Sabtu (5/3/2022) lalu.
Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, selama dua tahun terakhir, pembangunan infrastruktur di Jabar sempat terhenti menyusul refocusing anggaran yang terpaksa harus dilakukan untuk penanganan pandemi. Bahkan, Jabar sempat kehilangan pendapatan sekitar Rp5 triliun karena pembatasan aktivitas perekonomian.
"Kami hilang Rp5 triliun oleh COVID-19 yang seharusnya itu untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya karena anggarannya ditarik dulu untuk menyelamatkan nyawa dan bansos," katanya.
(msd)
Lihat Juga :