Karyawan Meninggal di Pabrik, DPRD Luwu dan PT SGS Gelar Rapat Tertutup

Sabtu, 02 April 2022 - 11:47 WIB
loading...
Karyawan Meninggal di...
Pihak DPRD Luwu dan pihak PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) menggelar rapat terkait kecelakaan kerja di pabrik kayu lapis milik perseroan, Sabtu (2/4/2022). Sayangnya, pertemuan di Ruang Meranti Meeting Room itu berlangsung tertutup. Foto: SINDOnews/Chaerud
A A A
LUWU - Sejumlah legislator dari DPRD Luwu dan pihak PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) menggelar rapat terkait kecelakaan kerja di pabrik kayu lapis milik perseroan. Sayangnya, pertemuan di Ruang Meranti Meeting Room, Sabtu (2/4/2022) siang itu berlangsung tertutup.

Diketahui, rapat antara DPRD Luwu dan PT SGS dilakukan setelah insiden meninggalnya seorang karyawan bernama Nurhidayah (42) di area pabrik kayu lapis milik perseroan, Jumat (1/4/2022) dini hari. Adapun penyebab kematian karyawan itu hingga kini masih diselidiki kepolisian.

Baca Juga: Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin

Dalam rapat itu, tampak lima legislator dari DPRD Luwu bersama dua pendamping dari Dinas Tenaga Kerja yang turut hadir bersama pihak PT SGS. Adapun sejumlah awak media TV nasional maupun lokal tidak diizinkan untuk meliput kegiatan tersebut.

Rombongan DPRD Luwu dipimpin Wakil Ketua, Mappatunru, bersama anggota DPRD lainnya, Harbi Arsyad, Sukma, Andi Admiral, dan Andi Memmeng. Sementara dari Disnaker yakni Hendra, pejabat fungsional pengantar kerja danSukmawati, fungsional mediator.

Kepala Divisi PAM, Anton, menyampaikan dari pihak PT SGS diwakili oleh Manager HRBP. "Dari PT SGS diwakili Pak Manager HRBP, dulunya manager SDM, Andi Asing dan Andi Pau, Kabag SDM," ujar dia.

"Tidak bisa media ikut dalam rapat. Saya tidak bisa sampaikan alasannya, ini sudah disampaikan pimpinan," sambung Anton.

Sekadar diketahui, karyawan bernama Nurhidayah (42) mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan nyawanya melayang. Korban mengalami luka pada bagian kepala setelah rambutnya tertarik masuk dalam mesin Reling Continus Drayer yang sedang berputar.

"Dari keterangan saksi bahwa korban sementara menyapu dibawah mesin yang sedang hidup atau bekerja. Kemudian tanpa sengaja kerudung korban menyentuh dan tertarik oleh mesin Railing Continuous Dryer yang sedang berputar," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan, kemarin.

"Sehingga rambut dan kepala korban ikut tertarik dan terbentur, lalu kerudung korban terlilit pada leher korban dan susah bernafas," lanjutnya.

Meski sempat mendapat pertolongan oleh karyawan lain dengan segera mematikan mesin namun nyawa korban tidak bisa tertolong.

Baca Juga: Polisi Selidiki Unsur Kelalaian Kasus Tewasnya Karyawan Pabrik Kayu Lapis

"Korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Bua, namun tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Adapun luka yang dialami korban yakni tanda hitam melingkar dileher seperti lilitan," ujar Kasat Reskim.

Polres Luwu diketahui telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak PT SGS. Manager SDM, Andi Asing, yang dikonfirmasi sebelumnya belum memberikan penjelasan perihal kecelakaan kerja ini.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Indramayu pada Hari Buruh, Diduga Ada Pelanggaran Standar K3
4 Pekerja Proyek di...
4 Pekerja Proyek di Tanjung Barat Tewas, 3 Lainnya Sesak Napas
Pria Tewas Terlindas...
Pria Tewas Terlindas Forklift di Cilincing, Operator Diamankan Polisi
Keluarga Almarhum Mitra...
Keluarga Almarhum Mitra Kerja PLTU Ketapang Terima Santunan
Cegah Kecelakaan Kerja,...
Cegah Kecelakaan Kerja, PLTU Sukabangun Komitmen Perkuat Pengawasan
Buruh Pabrik di Lampung...
Buruh Pabrik di Lampung Tewas Terjatuh ke Mesin Pencacah Kayu
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Perluas Perlindungan...
Perluas Perlindungan Pekerja, Pemerintah Beri Diskon 50% buat Iuran JKK-JKM
Implementasi HSE, Tracon...
Implementasi HSE, Tracon Industri Catatkan 23 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved