Muktamar X Hima Persis Diwarnai Aksi Walk Out

Jum'at, 01 April 2022 - 23:58 WIB
loading...
Muktamar X Hima Persis Diwarnai Aksi Walk Out
Muktamar X Hima Persis. Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG - Muktamar X Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) yang berlangsung sejak tanggal 29-31 Maret 2022 di Banten, diwarnai aksi walk out.

Sekretaris Pimpinan Wilayah (Hima Persis) Kepulauan Riau, Roni Bastiar mengatakan, Muktamar X Hima Persis dinilai melenceng dari khittah perjuangan sebagai organisasi kader.

Pasalnya, calon Ketua Umum dari DKI Jakarta, Ilham Nur Hidayatullah dianggap tidak memenuhi syarat utama pencalonan, yakni proses kaderisasi tahap tiga, atau dikenal dengan istilah Masa Dinamisasi Hima Persis (Madinah).

Baca juga: Konferprov Tak Penuhi Kuorum, Calon Ketua PWI Jateng Walk Out

Atas hal itu, ia bersama dengan tiga Pimpinan Wilayah (PW) lainnya memilih walk out dari Forum musyarawah tertinggi kalangan mahasiswa Persis tersebut.

"Karena ini masalah prinsip perjuangan, nilai kekaderan Hima Persis, maka Kepri bersama Jateng, Lampung dan Jabar memilih balik kanan dan tidak mengakui jika hasil pemilihan Ketua Umum Hima Persis saat ini menetapkan orang yang belum tuntas proses kaderisasinya," ujar Roni, Jumat (4/1/2022).

Ketua PW Hima Persis Lampung, Fahmi menambahkan, sikap walk out yang diambil merupakan bentuk protes atas terjadinya pelanggaran besar terhadap Qaidah Asasi/Qaidah Dakhili Hima Persis oleh salah satu Calon Ketua Umum yang diusung oleh PW Hima Persis DKI Jakarta.

Menurut Fahmi, prinsip kaderisasi di Hima Persis itu harga mati. Sehingga siapapun yang akan memimpin Hima Persis ke depan harus sudah melewati jenjang kaderisasi sesuai dengan level kepemimpinan yang diatur konstitusi organisasi.

Baca: Pemilihan Pimpinan Baru BEM SI Diwarnai Aksi Walk Out 132 Universitas

"Kami walk out, karena melihat adanya upaya pemerkosaan konstitusi oleh kelompok Caketum Ilham Nur Hidayatullah dengan memaksakan maju tapi melanggar aturan fundamental dalam organisasi," kata Fahmi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2757 seconds (11.97#12.26)