Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Cilacap Terendam Banjir
loading...
![Sungai Meluap, Ratusan...](https://pict.sindonews.net/webp/732/pena/news/2022/04/01/707/729955/sungai-meluap-ratusan-rumah-di-cilacap-terendam-banjir-ibb.webp)
Ratusan rumah dan jalan terendam banjir usai daerah itu diguyur hujan deras. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
CILACAP - Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Cilacap , Jawa Tengah mengakibatkan ratusan rumah warga tergenang banjir , Kamis malam (31/3/2022).
Ratusan rumah itu di tiga desa yang terdampak banjir yakni Desa Padangjaya, Cilopadang dan esa Padangsari, ketinggian banjir yang merendam pemukiman warga ini bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga satu meter
Warga mengaku banjir ini disebabkan oleh meluapnya anak Sungai Citandui yakni sungai Cilemuh dan Sungai Silopadang, karena tak mampu menampung debit air sungai setelah di guyur hujan deras meski terendam banjir.
“Namun warga tidak mengungsi dan memilih bertahan di rumah,” kata Kasi Trantib Kecamatan Majenang,Wasis Nur Cahyo.
Selain merendam ratusan rumah di Kecamatan Majenang, genangan banjir dilaporkan juga terjadi di Kecamatan Cimanggu.
Meski genangan air sudah mulai surut dalam beberapa jam, namun warga dihimbau agar waspada jika hujan kembali turun.
Ratusan rumah itu di tiga desa yang terdampak banjir yakni Desa Padangjaya, Cilopadang dan esa Padangsari, ketinggian banjir yang merendam pemukiman warga ini bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga satu meter
Warga mengaku banjir ini disebabkan oleh meluapnya anak Sungai Citandui yakni sungai Cilemuh dan Sungai Silopadang, karena tak mampu menampung debit air sungai setelah di guyur hujan deras meski terendam banjir.
“Namun warga tidak mengungsi dan memilih bertahan di rumah,” kata Kasi Trantib Kecamatan Majenang,Wasis Nur Cahyo.
Selain merendam ratusan rumah di Kecamatan Majenang, genangan banjir dilaporkan juga terjadi di Kecamatan Cimanggu.
Meski genangan air sudah mulai surut dalam beberapa jam, namun warga dihimbau agar waspada jika hujan kembali turun.
(nic)