Galian C Mendadak Longsor, Seorang Pekerja Ditemukan Tewas Tertimbun

Rabu, 30 Maret 2022 - 21:22 WIB
loading...
Galian C Mendadak Longsor, Seorang Pekerja Ditemukan Tewas Tertimbun
Warga menyaksikan proses pencarian pekerja tambang yang tertimbun akibat galian pasir dan batu yang ada di Kampung Ciburang, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, KBB, mengalami longsor, Rabu (30/3/2022). Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG BARAT - Seorang warga Kampung Pasir Gombong, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tewas tertimbun saat lokasi galian tempatnya bekerja mendadak longsor .

Korban diketahui bernama Edi Setiawan (41). Saat kejadian korban sedang bekerja di lokasi tambang galian pasir dan batu yang ada di Kampung Ciburang, Rabu (30/3/2022).

"Kejadian tadi siang, seorang warga meninggal karena tertimbun longsoran material galian C dari ketinggian tebing sekitar 30 meter," kata Kapolsek Gununghalu AKP Wasiman saat dikonfirmasi.

Baca juga: Warga Boleh Salat Tarawih Berjamaah di Masjid, Ini Pesan Ketua MUI KBB

Dikatakan, setelah menerima laporan kejadian itu, pihaknya bersama petugas TNI dan dibantu warga langsung melakukan proses pencarian korban. Setelah dicari, tubuh korban baru ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia.



Menurutnya, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Sementara di lokasi kejadian langsung dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. "Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab longsornya galian C tersebut. Apakah ada unsur kelalaian, kesengajaan, atau karena faktor alam," tuturnya.

Baca juga: Berlagak Atraksi Debus, Leher Sobari Terluka Parah Disabet Golok

Pihaknya juga meminta agar aktivitas penambangan tidak dilakukan terlebih dahulu sebelum penyebab kejadian tersebut diketahui.

Sementara sejumlah saksi dan pekerja yang bersama korban saat kejadian sekitar 8 orang juga sudah dimintai keterangannya.

"Aktivitas galian dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Garis polisi juga sudah dipasang agar tidak ada warga atau pekerja yang masuk ke lokasi," ujarnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3257 seconds (11.210#12.26)