Pemprov Jatim Pertimbangkan Perpanjang Jam PTM, Ini Alasannya
Rabu, 30 Maret 2022 - 16:04 WIB
loading...
Pemprov Jatim pertimbangkan untuk memperpanjang jam PTM.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Pemprov Jawa Timur mempertimbangkan untuk menambah jam Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Ini karena kondisi COVID-19 semakin membaik dan tingkat vaksinasi yang cukup tinggi.
"Ada usulan wali murid agar jam pelajaran ditambah. Memang pembelajaran tatap muka lebih unggul dibandingkan pembelajaran jarak jauh," Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi, Rabu (30/3/2022).
Dia menambahkan, banyak siswa yang apabila dilakukan pembelajaran jarak jauh tidak bisa mengikuti secara optimal karena berbagai faktor. Misalnya, faktor teknologi yang sinyalnya kurang baik atau guru yang persiapannya kurang matang dalam menyiapkan materi pembelajaran online.
Baca juga: Jadi Syarat Wajib Mudik Lebaran, Serbuan Vaksinasi Booster Dibanjiri Ribuan Buruh
Termasuk daya tangkap siswa yang belum terlalu terbiasa mengikuti pembelajaran online. Sehingga kualitas pembelajaran itu masih kurang optimal. "Karena itu saya sepakat pembelajaran tatap muka masih menjadi prioritas untuk dipertimbangkan dan dilaksanakan. Sekali lagi kami siap melakukan evaluasi untuk meningkatkan pembelajaran tatap muka,” tegas Wahid.
"Ada usulan wali murid agar jam pelajaran ditambah. Memang pembelajaran tatap muka lebih unggul dibandingkan pembelajaran jarak jauh," Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi, Rabu (30/3/2022).
Dia menambahkan, banyak siswa yang apabila dilakukan pembelajaran jarak jauh tidak bisa mengikuti secara optimal karena berbagai faktor. Misalnya, faktor teknologi yang sinyalnya kurang baik atau guru yang persiapannya kurang matang dalam menyiapkan materi pembelajaran online.
Baca juga: Jadi Syarat Wajib Mudik Lebaran, Serbuan Vaksinasi Booster Dibanjiri Ribuan Buruh
Termasuk daya tangkap siswa yang belum terlalu terbiasa mengikuti pembelajaran online. Sehingga kualitas pembelajaran itu masih kurang optimal. "Karena itu saya sepakat pembelajaran tatap muka masih menjadi prioritas untuk dipertimbangkan dan dilaksanakan. Sekali lagi kami siap melakukan evaluasi untuk meningkatkan pembelajaran tatap muka,” tegas Wahid.
Lihat Juga :