Cegah Klaster Pasar, Ratusan Masker Dibagikan ke Pedagang Pasar Plelen
Rabu, 17 Juni 2020 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
"Kecamatan Gringsing yang masuk orang dalam pantauan ( ODP) 137 orang, orang dalam pengawasan (PDP) 2 orang dan positif Covid-19 tidak ada," ungkapnya.
Dia menjelaskan, pemerintah desa terus melakukan soialisasi agar maayarakat patuh protokol kesehatan. "Kali ini di pasar Plelen kita bagikan 500 masker bantuan dari Gubernur Jateng, Polsek Gringsing dan pihak kecamatan," jelasnya.
Menurutnya, posko dan tim percepatan dan penanggulangan Covid-19 Desa Plelen sudah dibentuk. Mereka secara intens melakukan sosialisasi wajib pake masker, cuci tangan, sosial distancing dan physical distancing. (Baca: Demak Zona Merah, Gubernur Jateng Minta Bupati Ambil Langkah PKM)
Tidak hanya pasar, pemerintah desa juga membagikan ke masjid 200 masker, warga 500 masker dan untuk persediaan kantor desa ada 200 masker diperuntukan warga yang berkunjung ke kantor desa tidak pake masker.
Siti (40), pedagang Pasar Plelen mengapresiasi pemerintah desa dan puskesmas yang membagikan masker. "Rasa takut tertular ada, tapi harus bagaimana lagi. Kalau tidak jualan kita ndak makan, dan masker bantuan ini sangat bantu kami untuk ikut mencegah penularan," ujar Siti.
Dia menjelaskan, pemerintah desa terus melakukan soialisasi agar maayarakat patuh protokol kesehatan. "Kali ini di pasar Plelen kita bagikan 500 masker bantuan dari Gubernur Jateng, Polsek Gringsing dan pihak kecamatan," jelasnya.
Menurutnya, posko dan tim percepatan dan penanggulangan Covid-19 Desa Plelen sudah dibentuk. Mereka secara intens melakukan sosialisasi wajib pake masker, cuci tangan, sosial distancing dan physical distancing. (Baca: Demak Zona Merah, Gubernur Jateng Minta Bupati Ambil Langkah PKM)
Tidak hanya pasar, pemerintah desa juga membagikan ke masjid 200 masker, warga 500 masker dan untuk persediaan kantor desa ada 200 masker diperuntukan warga yang berkunjung ke kantor desa tidak pake masker.
Siti (40), pedagang Pasar Plelen mengapresiasi pemerintah desa dan puskesmas yang membagikan masker. "Rasa takut tertular ada, tapi harus bagaimana lagi. Kalau tidak jualan kita ndak makan, dan masker bantuan ini sangat bantu kami untuk ikut mencegah penularan," ujar Siti.
(don)
Lihat Juga :