Ramadhan, PDIP Surabaya Salurkan 2 Ton Beras untuk Terdampak COVID-19
Jum'at, 24 April 2020 - 13:43 WIB
loading...
A
A
A
Di Kecamatan Tambaksari, sejumlah PDIP dengan memakai masker, membagi-bagikan paket beras dengan menemui warga, dari rumah ke rumah. “Kami bersyukur, PDIP bisa membantu warga. Di masa krisis COVID-19, bagi warga masyarakat di bawah kebutuhan pangan benar-benar menjadi persoalan mendesak,” kata Ketua PAC PDIP Kecamatan Tambaksari, Suwanto.
Di Kecamatan Rungkut, kader PDIP keluar masuk kampung, door to door, membagi-bagikan paket beras kepada warga tidak mampu, kaum lanjut usia dan ibu-ibu janda.
“Kami menggerakkan jaringan kader dan pengurus hingga di level RW untuk membagi-bagikan paket beras. Warga penerima sangat bersyukur atas bantuan itu. PDI Perjuangan tidak hanya hadir di saat Pemilu, tapi setiap saat di waktu masyarakat mengalami kesulitan,” kata Ketua PAC PDIP Kecamatan Rungkut, Andhy Puryanto.
Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Sjukur Amaludin, mengatakan, momentum Ramadhan hendaknya menjadi pengungkit rasa kemanusiaan seluruh warga agar terus bergotong royong membantu sesama di masa pandemi saat ini.
”Puasa dan zakat, misalnya, penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan, berbela rasa kepada warga yang kurang mampu. PDIP Kota Surabaya yakin, dengan spirit dan etos keagamaan tersebut, bangsa kita bisa melewati situasi pelik saat ini dengan selamat,” kata Sjukur Amaludin.
Di Kecamatan Rungkut, kader PDIP keluar masuk kampung, door to door, membagi-bagikan paket beras kepada warga tidak mampu, kaum lanjut usia dan ibu-ibu janda.
“Kami menggerakkan jaringan kader dan pengurus hingga di level RW untuk membagi-bagikan paket beras. Warga penerima sangat bersyukur atas bantuan itu. PDI Perjuangan tidak hanya hadir di saat Pemilu, tapi setiap saat di waktu masyarakat mengalami kesulitan,” kata Ketua PAC PDIP Kecamatan Rungkut, Andhy Puryanto.
Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Sjukur Amaludin, mengatakan, momentum Ramadhan hendaknya menjadi pengungkit rasa kemanusiaan seluruh warga agar terus bergotong royong membantu sesama di masa pandemi saat ini.
”Puasa dan zakat, misalnya, penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan, berbela rasa kepada warga yang kurang mampu. PDIP Kota Surabaya yakin, dengan spirit dan etos keagamaan tersebut, bangsa kita bisa melewati situasi pelik saat ini dengan selamat,” kata Sjukur Amaludin.
(nth)
Lihat Juga :