Pulang Kampung, Perantau asal Kendal Langsung Dikarantina
Jum'at, 24 April 2020 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
"Keluarga di rumah juga sudah mengetahui saya tidak langsung ke rumah karena harus menjalani karantina selama 14 hari dahulu. Saya ingin sehat dan keluarga di rumah juga sehat, karena tidak tahu apakah saya membawa virus atau tidak," kata Anton.
Sementara itu, Sekretaris Desa Pucangrejo, Mukharor mengatakan, jumlah perantau asal desanya sekitar 245 orang. Dari jumlah itu, yang sudah mengkonfirmasi pulang kampung hanya 65 orang, dan seluruhnya bersedia untuk menjalani karantina.
"Hingga saat ini sudah ada lima orang yang dikarantina di SDN Pucangrejo, yakni dari Malaysia, Kalimantan, dan Jakarta. Selama menjalani karantina, kebutuhan sehari-hari dipenuhi pemerintah desa," katanya.
Selama dikarantina, keluarga tidak boleh menjenguk dan pengawasan dilakukan secara ketat oleh petugas dari Tim Gugus Tugas COVID-19 Desa Pucangrejo. Untuk memberikan rasa nyaman bagi perantau yang menjalani karantina, ruangan dilengkapi dengan televisi dan sarana olahraga.
Sementara itu, Sekretaris Desa Pucangrejo, Mukharor mengatakan, jumlah perantau asal desanya sekitar 245 orang. Dari jumlah itu, yang sudah mengkonfirmasi pulang kampung hanya 65 orang, dan seluruhnya bersedia untuk menjalani karantina.
"Hingga saat ini sudah ada lima orang yang dikarantina di SDN Pucangrejo, yakni dari Malaysia, Kalimantan, dan Jakarta. Selama menjalani karantina, kebutuhan sehari-hari dipenuhi pemerintah desa," katanya.
Selama dikarantina, keluarga tidak boleh menjenguk dan pengawasan dilakukan secara ketat oleh petugas dari Tim Gugus Tugas COVID-19 Desa Pucangrejo. Untuk memberikan rasa nyaman bagi perantau yang menjalani karantina, ruangan dilengkapi dengan televisi dan sarana olahraga.
(abd)
Lihat Juga :