Polisi Masih Buru Perampok Sadis yang Bunuh Korbannya di Dua Boccoe
Selasa, 15 Maret 2022 - 14:25 WIB
loading...
Kapolres Bone AKBP Ardiansyah. Foto: SINDOnews/Justang Muhammad
A
A
A
BONE - Sat Res Polres Bone masih memburu pelaku perampokan disertai dengan penganiayaan sadis di Desa Pattiro Mampu, Kecamatan Dua Boccoe, hingga saat ini, Selasa (15/3/2022).
Korbannya, Hj Murni meninggal dunia saat sedang menjaga dagangan di kios miliknya, Senin (14/3/2022) kemarin.
Baca juga: Perampok Sadis Beraksi di Bone, Pemilik Kios Dibunuh
"Mohon waktunya, polisi di lapangan masih mengumpulkan sejumlah infromasi dan sekaitan dengan kasus tersebut," kata Kapolres Bone , AKBP Ardiansyah kepada SINDOnews, Selasa (15/3/2022).
Ardiansyah menyebutkan, pelaku diduga menggunakan parang dan palu, di mana terdapat sejumlah luka di tubuh korban, yang langsung meninggal dunia.
"Dugaan kuat pelaku penganiayaan terhadap korban menggunakan parang dan palu yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kapolres Bone , AKBP Ardiansyah.
Pelaku perampokan dengan sadis membunuh dengan memarangi korban saat hendak mempertahankan barang dagangannya.
Baca juga: Oknum Pegawai PDAM Bone Dipolisikan Karena Gadaikan Mobil Rental
Sebelumnya, masyarakat setempat menemukan korban meninggal dunia dengan luka tebas di bagian leher dan beberapa bagian tubuh korban, Senin (14/3/2022).
Salah seorang warga setempat, Abdul mengatakan kejadian perampokan tersebut berlangsung cepat.
"Kejadiannya tadi pagi, kejadiannya berlangsung saat kondisi sepi, kawanan perampok masuk dan menggasak sejumlah barang di kios, saat pemiliknya datang melihat dan langsung dibunuh," kata Abdul.
Baca juga: Ratusan Masyarakat Bone Antre Berjam-jam Demi Minyak Goreng
Hal senada disampaikan tetangga korban, Fahril. Fahril menuturkan kejadiannya sekitar pukul 09. 00 WITA.
"Rumah yang dimasuki kawanan perampok itu rumahnya Hj Intang, anaknya bernama Hj Murni menjadi korban, lokasinya dekat lorong masuk Puskesmas," katanya.
Korbannya, Hj Murni meninggal dunia saat sedang menjaga dagangan di kios miliknya, Senin (14/3/2022) kemarin.
Baca juga: Perampok Sadis Beraksi di Bone, Pemilik Kios Dibunuh
"Mohon waktunya, polisi di lapangan masih mengumpulkan sejumlah infromasi dan sekaitan dengan kasus tersebut," kata Kapolres Bone , AKBP Ardiansyah kepada SINDOnews, Selasa (15/3/2022).
Ardiansyah menyebutkan, pelaku diduga menggunakan parang dan palu, di mana terdapat sejumlah luka di tubuh korban, yang langsung meninggal dunia.
"Dugaan kuat pelaku penganiayaan terhadap korban menggunakan parang dan palu yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kapolres Bone , AKBP Ardiansyah.
Pelaku perampokan dengan sadis membunuh dengan memarangi korban saat hendak mempertahankan barang dagangannya.
Baca juga: Oknum Pegawai PDAM Bone Dipolisikan Karena Gadaikan Mobil Rental
Sebelumnya, masyarakat setempat menemukan korban meninggal dunia dengan luka tebas di bagian leher dan beberapa bagian tubuh korban, Senin (14/3/2022).
Salah seorang warga setempat, Abdul mengatakan kejadian perampokan tersebut berlangsung cepat.
"Kejadiannya tadi pagi, kejadiannya berlangsung saat kondisi sepi, kawanan perampok masuk dan menggasak sejumlah barang di kios, saat pemiliknya datang melihat dan langsung dibunuh," kata Abdul.
Baca juga: Ratusan Masyarakat Bone Antre Berjam-jam Demi Minyak Goreng
Hal senada disampaikan tetangga korban, Fahril. Fahril menuturkan kejadiannya sekitar pukul 09. 00 WITA.
"Rumah yang dimasuki kawanan perampok itu rumahnya Hj Intang, anaknya bernama Hj Murni menjadi korban, lokasinya dekat lorong masuk Puskesmas," katanya.
(luq)
Lihat Juga :