Warga Pangkalan Bun Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Tes
Selasa, 16 Juni 2020 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi rapat ini untuk menentukan langkah apa yang diambil Gugus Tugas. Apakah nanti pemeritah akan memberikan gratis rapid test atau dengab syarat tertentu serta bagaimana pola anggarannya bila nantinya rapid test bisa diberikan secara gratis,” katanya.
Selain itu, kata Rusdi Gozali, rapat bersama tim gugus dan instansi terkait ini juga diperlukan untuk menentukan apakah kebijakan new normal bakal diberlakukam di kobar atau masih belum saatnya. (Baca juga: 2 Dokter RSU Tabanan Positif COVID-19, Penerapan New Normal Ditunda)
"Karena kita melihat grafik jumlah antara pasien positif COVID-19 yang masih jalani perawatan dan pasien yang sembuh memiliki kecenderungan landai. Melihat kondisi yang ada kami berharap ketegasan Pemkab Kobar apakah dalam waktu dekat ini memberlakukan new normal atau mengambil tindakan untuk menormalkan situasi,” tandasnya.
Selain itu, kata Rusdi Gozali, rapat bersama tim gugus dan instansi terkait ini juga diperlukan untuk menentukan apakah kebijakan new normal bakal diberlakukam di kobar atau masih belum saatnya. (Baca juga: 2 Dokter RSU Tabanan Positif COVID-19, Penerapan New Normal Ditunda)
"Karena kita melihat grafik jumlah antara pasien positif COVID-19 yang masih jalani perawatan dan pasien yang sembuh memiliki kecenderungan landai. Melihat kondisi yang ada kami berharap ketegasan Pemkab Kobar apakah dalam waktu dekat ini memberlakukan new normal atau mengambil tindakan untuk menormalkan situasi,” tandasnya.
(boy)
Lihat Juga :